Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Menjadi Master-web. Langkah 2 : Belajar HTML


Coba kamu buka di mozila (atau browser lain) blog kamu yang udah jadi, klik kanan --> view page source, (ctrl + U), kamu akan lihat ratusan atau bahkan ribuan baris kode yang tak kamu mengerti maksudnya, kode ini lah yang akan kita pelajari dan akan kita ketikkan satu persatu, itulah kenapa pada artikel sebelumnya saya katakan belajar "coding" membutuhkan pemahaman, pengalaman, penghapalan, imajinasi, kreasi dan implementasi. tapi jangan putus asa dulu, belajar html ini mudah dan hanya membutuhkan waktu yang sebentar tergantung tingkat intelijensia kamu.. :)

Sekarang kita lupakan sejenak akun blogger kamu, kita akan belajar HTML terlebih dahulu, tapi pasword akun kamu jangan sampai lupa, karena kita akan membutuhkannya kembali pada artikel saya selanjutnya..

kamu bisa tanya mbah google tentang "apa itu HTML" untuk mendapatkan pemahaman. INGAT..!, jangan rakus, walau nanti kamu jumpa dengan kata seperti "sintax, Tag, Properti, atribut, CSS, Javascript, Jquery, PHP, SQL, Ajax, dll", JANGAN DI HIRAUKAN DULU... fokus pada HTML saja, dan hanya defenisi HTML, tidak lebih.

kalau kamu sudah paham apa itu HTML, silahkan pelajari cara penulisannya, sintax nya, hapal properti dan atributnya, praktekkan.

tips 1 :
kamu akan membutuhkan softwere berikut:
  1. HTML Editor, kalau bisa "adobe dreamweaver", kalau kamu tidak punya silahkan download dulu, tanya sama mbah google tempat download-nya. kalau kamu tidak punya dan tidak mau download yah terpaksa menggunakan fasilitas notepad pada windows saja, dan itu akan sedikit membingungkan karena tidak tampilan nya hitam putih macam tipi jadul.. haha.. :)
  2. Mozila firefox terbaru yang suport edit html, cara mengetahuinya silahkan klik kanan di browser, pilih inspeksi halaman (atau dalam bahasa lain), biasanya paling bawah.. :)..

tips 2 :
tekankan pemahaman pada elemen <head>, <title>, <body>, <div>, <span>, <a>, <center>, <p>, <ul>, <li>, <table>, <tr>, <td>, <img> elemen header seperti <h1>, <h2>, <h3>...dst.

info 1 :
1. Elemen HTML Blog kamu dapat dilihat pada menu template --> edit HTML, silahkan di lihat, tapi jangan diganggu dulu, cukup mengenali saja.
2. XML adalah bahasa pemprograman mirip HTML, hanya saja tag XML dibuat sesuai selera penulis, XML berbeda dengan HTML,silahkan tanya mbah google perbedaan antara mereka.
3. XHTML adalah generasi terbaru HTML yang mengadopsi aturan-aturan dalam XML.

Menjadi Master-web. Langkah 1 : membuat blog di www.blogger.com (blogspot).


Mengapa harus di blogger? mengapa tidak di wordpress? atau di webs? atau di layanan lain? Ya, itu kan menurut saya, alasan nya simpel saja. bermain blogger hanya membutuhkan kemampuan XHTML dan CSS saja, sedikit tambahan javascript dan jQuery (makhluk apa sih???). kalau layanan lain kebanyakan membutuhkan kemampuan PHP, SQL, (udah berat) atau mungkin hanya visual editor aja, (tidak membangun).

oke, lansung saja. langkah awal pada tahap ini adalah membuat akun di Blogger.com, kalau udah punya yah bagus, kalau belum punya monggo di buat dulu, kalau tak tau caranya silahkan tanya mbah google "cara membuat blog di blogger atau blogspot", lah beda blogger dengan blogspot apa? blogger adalah nama layanannya, blogspot adalah domainnya, jadi kalau kita membuat blog di blogger.com maka alamat website kita nantinya adalah http://nama-blog.blogspot.com. dah itu aja bedanya. kalau ada pertanyaan jangan lupa input di komentar aja.. :). ingat setelah blognya selesai musti balik lagi ke tutorial ini, atau nanti tak dapat ilmunya.. :) komen dibawah, sertakan dengan alamat blog baru kamu.. :)

kalau sudah jadi blognya, silahkan posting dulu beberapa artikel (kalau bisa lebih dari 5 artikel), kalau tak tau caranya tanya lagi mbah google.. :), setelah itu silahkan ganti template nya dengan costoom template, tanya mbah google "template blogger responsif ringan tanpa javascript" atau kata kunci lain. silahkan tanya lagi mbah google "cara memasang costoom template blogger".

sampai disini dulu langkah satu kita. kalau masih ada pertanyaan silahkan tinggalkan komentar atau lansung tanya ke facebook saya melalui fasilitas pesan di funpage katarizon. jangan lupa funpagenya di like sekalian.. :)

Protokol Web Master : Dasar-dasar membuat website.


Banyak yang ingin belajar menjadi web master, termasuk saya, hanya bagi yang tidak punya basic IT, ini terasa sangat berat, saya tau karena telah mengalaminya. Apakah orang awam yang tidak punya basic IT dapat menjadi web master? entah lah, saya pun tak tau, tapi saya selalu saja berusaha, siapa tau saya bisa menjadi web master

Artikel ini saya buat adalah untuk yang ingin belajar menjadi web master dan memulai benar-benar dari NOL, karena bila anda sudah memiliki kemampuan coding, artikel ini menjadi tidak berguna. silahkan close halaman ini dan cari tutorial lain yang anda butuhkan. maaf.. :)

Untuk belajar menjadi web master, saya mencoba mengembangkan metode sendiri, kalau kawan kawan ingin mengikuti metode belajar saya silahkan pelajari artikel ini dengan seksama, kalau tidak sepakat yah apa boleh buat. Dari awal saya sampaikan bahwa ini bukan tutorial mempelajari "coding", ini hanya protokol/metode belajar "coding".

Pertama yang harus anda pahami adalah tidak ada cara instan untuk belajar, apalagi "coding", semuanya membutuhkan pemahaman, hapalan, imajinasi, kreasi dan implementasi (dalam bahasa anak sospol.. :)). untuk itulah artikel ini musti benar-benar dipelajari setiap katanya. meski demikian jangan sekali-kali menganggap coding itu rumit, karena mindset yang kita buat diotak berpengaruh besar terhadapa apa yang akan kita kerjakan, kalau kita menganggap ini sulitmaka sulit lah barang tu, begitu juga sebaliknya. TANAMKAN KALAU INI MUDAH..

oke demikian dulu pengantar dari saya, selanjutnya kita akan masuk ke tahap demi tahap belajar menjadi web-master, ikuti terus tutorialnya dan jangan terburu-buru.

PERANAN TEKNOLOGI DALAM SEBUAH ORGANISASI


Teknologi didefinisikan sebagai pengetahuan, alat-alat, teknik dan kegiatan yang digunakan untuk mengubah input menjadi output. Karena itu dapat dikatakan bahwa teknologi meliputi seluruh proses transformasi yang terjadi dalam organisasi, menyangkut mesin-mesin yang digunakan, pendidikan dan keahlian karyawan, serta prosedur kerja yang digunakan dalam pelaksanaan seluruh kegiatan (Lubis & Husaini : 1987 : 96). Organisasi adalah sebuah sistem terbuka, dan teknologi organisasi merupakan cerminan dari kondisi lingkungan organisasi dan juga jenis kegiatan internal yang terjadi dalam organisasi.

Teknologi dalam organisasi memiliki peranan utama dalam mempelajari sifat-sifat dari teknologi suatu organisasi dan hubungan teknologi terhadap struktur organisasi. Dalam teori organisasi yaitu dengan prinsip ketergantungan (contingency), menyatakan bahwa karakteristik organisasi mempunyai ketergantungan terhadap faktor-faktor teknologi yang pada akhirnya berkembang menjadi pendekatan modern dalam teori organisasi. Menurut James Thomson, teknologi organisasi tidak didasarkan pada penyelidikan yang dilakukan dilapangan, melainkan merupakan suatu pembahasan teoritis yang disusun berdasarkan landasan-landasan pemikiran yang telah muncul sebelumnya.

Pembahasan mengenai teknologi organisasi dilakukan dengan membedakan organisasi menjadi dua jenis, yaitu : organisasi perusahaan manufaktur dan organisasi non-manufaktur. manufaktur adalah suatu cabang industri yang mengaplikasikan peralatan dan suatu medium proses untuk transformasi bahan mentah menjadi barang jadi untuk dijual.

Manufaktur adalah proses fisik dalam produksi barang non jasa. Contoh manufaktur adalah seperti pembuatan minyak urut di mana jasa pijit yang menggunakan minyak urut tersebut tidak termasuk dalam perusahaan manufaktur. Penilitian mengenai teknologi organisasi perusahaan manufaktur yang dianggap paling berpengaruh terhadap perkembangan teori organisasi, yang dilakukan Joan Woodward pada tahun 1950-an di Inggris. Woodward menemukan bahwa perusahaan yang mengunakan struktur yang sesuai dengan teknologi produksinya dikelompokkan ke dalam tiga tipe teknologi produksi, yaitu :

1).  pembuatan produk tunggal atau dalam kelompok ukuran kecil,
2).  produk massal atau dalam kelompok ukuran besar dan
3).  produksi menurut proses.

Thomson mengelompokkan teknologi organisasi menjadi 3 jenis, yang masing-masing menggambarkan jenis hubungan yang terjadi dengan konsumen maupun jenis kegiatan internal yang terjadi dalam organisasi, yaitu :

1. Teknologi perantara (mediating technology),

 digunakan untuk menghubungkan beberapa klien yang satu sama lain tidak dapat dihubungkan secara langsung, misalnya jika hubungan langsung tersebut memerlukan ongkos yang besar ataupun karena terlalu rumit untuk dilaksanakan.

2. Teknologi rangkaian panjang (long-linked technology)

 pada jenis teknologi ini kegiatan organisasi terdiri dari tahapan-tahapan kegiatan yang berurutan. Hasil dari suatu kegiatan menjadi input bagi kegiatan berikutnya, berurutan, hingga akhirnya produk siap untuk digunakan oleh konsumen.

3. Teknologi intensif (intensitive technology)

 teknologi intensitif merupakan kumpulan dari beberapa jenis pelayanan khusus, yang keseruhannya digabungkan untuk melayani klien. Teknologi intensif ini umumnya digunakan pada kegiatan yang mempunyai akibat yang cukup berarti pada klien sehingga klien mengalami perubahan.

Perow mengklarifikasi empat jenis teknologi, yaitu :

1. Teknologi rutin :

 ditandai dengan variasi tugas yang kecil, pekerjaan yang dilakukan umumnya bisa mempunyai standar dan juga formal serat mempunyai prosedur komputasi tertentu untuk menyelesaikannya. Ini berarti bahwa jenis teknologi rutin mempunyai tingkat kemudahan analisis yang tinggi.

2. Teknologi non-rutin :

 ditandai dengan mempunyai variasi tugas yang dapat dikatakan tinggi dan juga proses yang tidak terlalu dimengerti sehingga tidak mudah untuk dianalisis dalam penyelesaian pekerjaan yang termasuk teknologi non-rutin, diperlukan usaha yang cukup besar untuk menganalisis kegiatan maupun permasalahan yang muncul, karena itu diperlukan adanya pengalaman yang cukup tinggi serta pengetahuan teknis yang memadai.

3. Teknologi craft :

 cirinya adalah adanya aliran kegitan yang relatif stabil, tetapi dengan proses yang tidak terlalu dimengerti. Karena itu pekerjaan jenis ini menuntut pengalaman yang tinggi serta latihan yang cukup agar para karyawan dapat menghadapi permasalahan yang rumit dengan bijaksana berdasarrkan intuisi dan pengalamannya.

4. Teknologi engineering :

 pekerjaan yang cukup rumit karena variasi tugas yang cukup tinggi tetapi umumnya kegiatan ditangani dengan formula prosedur maupun teknik yang sudah baku. Permasalahan umumnya diselesaikan dengan menggunakan sejumlah pengetahuan yang sudah cukup mapan sebagai ajuan.

Pada suatu organisasi yang kompleks setiap bagian organisasi mempunyai teknologi yang jenisnya berbeda-beda disebabkan kenyataan bahwa setiap bagian organisasi melakukan kegiatan mengubah input menjadi output dengan teknologi yang berlainan. Perrow menunjukkan adanya dua dimensi dari kegiatan kerja yang mempunyai relevansi terhadap struktur maupun kegiatan yang terjadi dalam suatu organisasi

Teknologi yang digunakan pada suatu organisasi mempunyai hubungan yang erat terhadap berbagai karakteristik organisasi seperti kualifikasi karyawan, struktur organisasi dan pola organisasi. Hubungan teknologi dengan berbagai karakteristik tersebut dapat terlihat berdasarkan:

a.  Organisasi organik dan mekanistik.
b.  Kualifikasi karyawan.
c.  Struktur formal.
d. Rentang kendali, 

yaitu sebagian jumlah karyawan yang dipimpin oleh seorang pemimpin dalam suatu organisasi. Besarnya rentang kendali dipengaruhi oleh rumitnya kegiatan dan juga tingkat profesionalisme karyawan dalam organisasi. Rentang kendali harus lebih kecil agar atasan dan para bawahan bisa lebih sering berinteraksi.

e.  Desentralisasi, power dan kebebasan mengambil keputusan.
f.  Komunikasi.
g.  Koordinasi dan kontrol.

Organisasi modern adalah organisasi yang sangat kompleks karena menyangkut hubungan yang kompleks dalam pencapaian tujuan organisasi yang berdimensi ganda. Hubungan tersebut meliputi, hubungan antara manusia-manusia, manusia-mesin, manusia-organisasi, mesin-organisasi, mesin-mesin dan organisasi—organisasi. Dari segi manajemen ada tiga tiga fungsi komputer, yaitu :

  1. Komputer sebagai ingatan (memori),
  2. Komputer sebagai pemroses,
  3. Komputer sebagai informasi eksternal. Simon (1970)

a. Komputer akan meningkatkan efektifitas apabila keluaran nilainya lebih kecil dibanding dengan masukkan.
b. Menyatakan indeks pasif (proses pencatatan data) dengan indeks aktif (pemilihan dan penyaringan informasi).
c. Mengetahui model analitik dan sistematik dalam memecahkan masalah dan membuat keputusan.

Pemanfaatan Teknologi Dalam Organisasi


Pemanfaatan atau implementasi teknologi dalam kegiatan operasional organisasi akan memberikan dampak yang cukup signifikan bukan hanya dari efisiensi kerja tetapi juga terhadap budaya kerja baik secara personal, antar unit, maupun keseluruhan institusi.

Pengelolaan administrasi kerja berbasis teknologi informasi juga harus mempertimbangkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung optimalisasi pada pemanfaatan atau implementasi teknologi informasi yang bertahap yang dimulai dengan perencanaan, pengembangan, ahli kelola, operasional sampai dengan tahap pemeliharaan.

Dengan adanya teknologi informasi, maka produktivitas suatu organisasi atau perusahaan akan meningkat, serta dapat membuat model bisnis yang sulit ditiru oleh pesaing, karena pada dasarnya peranan teknologi informasi bagi setiap perusahaan bersifat unik dan spesifik. Hal tersebut disebabkan karena masing-masing organisasi atau perusahaan memiliki strategi yang berbeda satu dengan yang lainnya.

Pemanfaatan teknologi informasi dalam suatu organisasi atau perusahaan juga berkaitan dengan keunggulan kompetitif untuk meningkatkan kualitas informasi, pengawasan kinerja organisasi atau perusahaan menggunakan teknologi informasi baik sebagai alat bantu maupun strategi yang tangguh untuk mengintegrasikandan mengolah data dengan cepat dan akurat serta untuk penciptaan produk layanan baru sebagai daya saing untuk menghadapi kompetisi.

Selain itu implementasi atau pemanfaatan teknologi informasi memiliki dampak positif yang secara umum adalah terjadi efisiensi waktu dan biaya yang secara jangka panjang akan memberikan keuntungan ekonomis yang sangat tinggi. Oleh karena itu, pengoperasian secara optimal juga harus diperhatikan, agar semua perangkat teknologi informasi bersifat multi fungsi sehingga dalam pengembangan selanjutnya diupayakan terjadi integrasi perangkat.

Pemanfaatan teknologi informasi akan melibatkan semua karyawan dalam organisasi yang dioperasikan secara rutin oleh staf administrasi dan bagian teknologi informasi. Karyawan dengan kualifikasi tertentu baik bagian teknologi informasi maupun bagian lain perlu dilibatkan selain untuk memberikan masukan juga untuk mempersiapkan karyawan dalam menghadapi perubahan.Di sisi lain, diperlukan kesadaran personal lainnya tehadap manfaat sistem bagi dirinya dan kemudahan penggunaannya secara bertahap akan memberikan motivasi untuk menigkatkan kemampuan mereka.

Konsep kemitraan strategis atau partnerships berbasis teknologi informasi seperti pada implementasi Supply Chain Management atau Enterprise Resource Planning membuat perusahaan melakukan sejumlah terobosan penting dalam mendesain struktur organisasi unit teknologi informasinya. Bahkan tidak jarang ditemui perusahaan yang cenderung melakukan kegiatan pengalihdayaan atau outsourcing sejumlah proses bisnis terkait dengan manajemen teknologi informasinya ke pihak lain demi kelancaran bisnisnya. Tipe dan fungsi peranan teknologi informasi ini secara langsung akan berpengaruh terhadap rancangan atau desain struktur organisasi perusahaan; dan struktur organisasi departemen, divisi, atau unit terkait dengan system informasi, teknologi informasi, dan manajemen informasi.

C.  Bagaimana Teknologi Dalam Organisasi Seharusnya Diterapkan


Pada dasarnya tujuan teknologi adalah menjamin ketercapaian tujuan atau target organisasi. Untuk mengidentifikasi  tujuan penggunaan teknologi dapat dilakukan dengan sistem pengukuran balanced scorecard. Dari sistem pengukuran ini, akan diperoleh beberapa proses manajemen penting :

1.      Menentukan visi dan strategi organisasi.
2.      Mengomunikasikan dan mengaitkan berbagai tujuan dan ukuran strategis.
3.      Merencanakan, menetapkan sasaran, dan menyelaraskan berbagai inisiatif strategis.
4.      Meningkatkan umpan balik dan pembelajaran strategis.

Bahkan hingga saat ini sudah banyak organisasi-organisasi yang bergerak di bidang teknologi informasi meluncurkan produk-produk yang berhubungan dengan pengelolaan balanced scorecard itu sendiri. Salah satu contoh, PUSINTEK Kementerian Keuangan RI sedang mengembangkan aplikasi yang bertujuan penentuan arah kebijakan berupa pengendalian work flow hasil rapat pimpinan dan persuratan adalah aplikasi yang diadopsi dari konsep balanced scorecard. Dengan aplikasi ini, pemegang kendali keuangan negara dapat menentukan arah dan strategi kebijakan keuangan dengan lebih mudah.

DAFTAR PUSTAKA


Drs. Thomas Orbit, M.Pd. 2012. Teori Organisasi. Palangka Raya : Universitas Palangka Raya
http://fuckinggraph.blogspot.com/2011/10/resume-peranan-teknologi-dalam.html. Di akses pada

Top