Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Persoalan Banjir Di Kampus FISIP UR


Genangan air di kawasan kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UniversitasRiau (FISIP UR) Panam, benar-benar meresahkan warga civitas akademika yangberaktifitas di sini, terutama mahasiswa. Ini terbukti dengan terpajangnya beberapa tulisan karya Larsen Yunus.S, mahasiswa sosiologi 2010 yang bertajuk “Kolam Pancingan FISIP UR” di mading-mading yang ada di kampus ini. Masalah genangan air ini juga menjadi topik hangat dalam diskusi-diskusi di kalangan aktifis dan organisatoris yang ada di FISIP UR, terutama BEM dan BLM FISIP UR yang mengutarakan aspirasi mahasiswa FISIP UR atas ketidak nyamanan kondisi ini.

Saya fikir genangan air ini disebabkan oleh beberapa hal diantaranya; Iklim yang memang dalam musim hujan, lokasi FISIP UR yang merupakan “bekas” lahan gambut dan rawa-rawa yang relative rendah sehingga mudah digenangi air, tidak jelasnya arah aliran air di kawasan FISIP UR (bahkan ada saluran air yang buntu), serta tersumbatnya aliran air yang diakibatkan oleh proyek pembangunan Gedung Dosen dan Pascasarjana di kawasan FISIP UR.
Air yang menggenangi sebagian kawasan FISIP UR ini sangat-sangat berdampak negatrif, apalagi sampai saat ini (saat tulisan dibuat-red) belum terlihat usaha untuk mengatasi permasalahan ini secara rill. Air tetap saja dalam kondisi yang sama (kalau tidak mau dikatakan bertambah/berkurang) sejak beberapa waktu lalu saat kondisi ini dimulai hingga saat ini.

Adapun dampak genangan air ini yang saya fikir paling meresahkan adalah sebagai berikut :
  1. Membatasi gerak dan aktifitas civitas akademika (terutama mahasiswa), dimana pada kawasan jalur lalu-lintas (jalan) yang sering dilalui oleh mahasiswa terpaksa dihindari karena digenangi air. Hal yang serupa juga terjadi pada pondok-pondok yang sering digunakan oleh mahasiswa sebagai tempat berdiskusi (sepertipondok IM3) dan sekedar duduk-duduk/istirahat. 
  2. Mencemari lingkungan FISIP UR. Selain “tak elok dipandang mate”, air yang tergenang ini mulai berubah warna menjadi kehitam-hitaman dan mengeluarkan aroma tak sedap. Tentu kondisi ini juga dimanfaatkan oleh kuman, bakteri dan virus “jahat” untuk berkembang biak dengan “baik”.
  3. Menjadi kolam “pembudidayaan” katak yang baik. Sejak mula terjadinya genangan air ini lansung dimanfaatkan oleh katak untuk berkembang biak, terbukti dengan banyaknya beludru atau kecebong yang berenag di genangan air tersebut.
  4. Menjadi tempat yang sempurna untuk perkembang-biakan nyamuk. Mudah-mudahan tidak dimanfaatkan juga oleh nyamuk Aedes aegypti, malaria, dan nyamuk-nyamuk “nakal” lain yang sangat berbahaya. Kondisi ini dirasakan lansung oleh Satuan Pengaman FISIP UR yang terpaksa “mengungsi” ke gelanggang mahasiswa pada malam hari lantaran di Pos biasa banyak sekali nyamuk.
  5. Dan akibat-akibat lain yang tak kalah meresahkan. Keadaan ini harus segera ditangani dan diantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Pihak Dekanat, terutama Bagian Umum dan Perlengkapan seharusnya bertindak responsive dan menyegerakan hal ini.

Mahasiswa juga dituntut untuk turut andil dalam penyelesaian Masalah ini, jangan hanya bias mengocek dan mengejek FISIP UR sebagai kolam pancingan saja karena FISIP UR ini adalah milik kita, tanggung jawab kita bersama. Usaha-usaha yang mendorong pihak dekanat agar bekerja cepat dibutuhkan oleh mahasiswa dalam hal ini, terutama yang bersifat “Menyampaikan Aspirasi” kepada pihak dekanat, atau turun tangan lansung baik secara individual maupun kelompok sebagai pihak yang dirugikan oleh keadaan ini.

Rekomendasi dari saya adalah agar pihak dekanat sesegera mungkin membangun saluran pembuangan genangan air yang ada di FISIP ini, agar bila hujan datang, banjir tak terulang lagi. Tidak perlu (bila tak maudi katakan “JANGAN”) menunggu proyek pembangunan Gedung Dosen dan Pascasarjana kelar dulu karena itu memakan waktu yang cukup lama, sementara masalah ini saya fikir sangat penting dan mendesak mengingat terciptanya suasana  yang kondusif dalam proses belajar-mengajar ataupun Aktifitas lain di lingkungan FISIP UR ini.

Oleh :Pebrizon-Sekretaris
Komisi A BLM FISIP UR

PEMETAAN BUDAYA MELAYU PESISIR, TRADISI MATA PENCAHARIAN DAN TEPUNG TAWAR


Riau, baik Riau daratan maupun Riau kepulauan, mempunyai latar belakang sejarah yang cukup panjang. Berbagai tinggalan budaya masa lampau banyak ditemukan di wilayah provinsi itu. Riau Kepulauan pernah berjaya dengan Kerajaan Riau-Lingga dengan pusatnya di Pulau Penyengat. Tinggalan-tinggalan budaya itu ada yang berupa benda bergerak maupun benda tak bergerak seperti bangunan masjid, istana, benteng, dan makam raja-raja Riau-Lingga.

Suku Melayu merupakan etnis yang termasuk ke dalam rumpun ras Austronesia. Suku Melayu dalam pengertian ini, berbeda dengan konsep Bangsa Melayu yang terdiri dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura.

Suku Melayu bermukim di sebagian besar Malaysia, pesisir timur Sumatera, sekeliling pesisir Kalimantan, Thailand Selatan, Mindanao, Myanmar Selatan, serta pulau-pulau kecil yang terbentang sepanjang Selat Malaka dan Selat Karimata. Di Indonesia, jumlah Suku Melayu sekitar 3,4% dari seluruh populasi, yang sebagian besar mendiami propinsi Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau,Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Kalimantan Barat.

Dalam buku Sejarah Melayu disebut bahwa Melayu adalah nama sungai di Sumatera Selatan yang mengalir disekitar bukit Si Guntang dekat Palembang. Si Guntang merupakan tempat pemunculan pertama tiga orang raja yang datang ke alam Melayu. Mereka adalah asal dari keturunan raja-raja Melayu di Palembang (Singapura, Malaka dan Johor), Minangkabau dan Tanjung Pura. Pada waktu itu sebutan Melayu merujuk pada keturunan sekelompok kecil orang Sumatera pilihan. Seiring dengan berjalannya waktu definisi Melayu berdasarkan ras ini mulai ditinggalkan.

Berdasarkan dari uraian diatas maka kami ingin lebih memperluas kembali suku Melayu khususnya yang berada di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
           

Penjabaran Istilah Melayu


Istilah Melayu berasal dari kata mala (yang berarti mula) dan yu (yang berarti negeri) seperti dinisbahkan kepada kata Ganggayu yang berarti negeri Gangga. Pendapat ini bisa dihubungkan dengan cerita rakyat Melayu yang paling luas dikenal, yaitu cerita SiKelambai atau Sang Kelambai. Cerita ini mengisahkan berbagai negeri, patung, gua, dan ukiran dan sebagainya, yang dihuni atau disentuh oleh Si Kelambai, semuanya akan mendapat keajaiban. Ini memberi petunjuk bahwa negeri yang mula-mula dihuni orang Melayu pada zaman purba itu, telah mempunyai peradaban yang cukup tinggi. 
Kemudian kata melayu atau melayur dalam bahasa Tamil berarti tanah tinggi atau bukit, di samping kata malay yang berarti hujan. Ini bersesuaian dengan negeri-negeri orang Melayu pada awalnya terletak pada perbukitan, seperti tersebut dalam Sejarah Melayu, Bukit Siguntang Mahameru.

Pada mulanya, baik Melayu tua maupun Melayu muda sama-sama memegang kepercayaan nenek moyang yang disebut Animisme (semua benda punya roh) dan Dinamisme (semua benda mempunyai semangat).Kepercayaan ini kemudian semakin kental oleh kehadiran ajaran Hindu-Budha. Sebab antara kedua kepercayaan ini hampir tidak ada beda yang mendasar. Keduanya sama-sama berakar pada alam pikiran leluhur, yang kemudian mereka beri muatan mitos, sehingga bermuatan spiritual.

Kehadiran agama Islam ke dalam kehidupan puak Melayu muda, tidak: hanya sebatas menapis adat dan tradisinya, tetapi juga berakibat terhadap bahasa yang mereka pakai. Sebab tentulab suatu hal yang ganjil, jika suatu masyarakat memeluk agama Islam, sedangkan bahasa yang menjadi pendukung potensi budayanya tidak Islami. Karena itu bahasa dan budaya Melayu muda juga mendapat sentuhan dan pengaruh Islam, sehingga hasilnya budaya Melayu menjadi satu di antara lima budaya Islam di dunia ini. Budaya Melayu itu ada disepuh dengan Islam, ada yang mendapat proses islamisasi dan ada pula yang merupakan hasil kreativitas orang Melayu yang Islami. Akibatnya penampilah orang Melayu akan memperlihatkan agamanya (Islam) adat dan resam yang bercitra Islam dan bahasa Melayu yang mengandung lamtan agama Islam. Tentulah atas kenyataan ini orang Cina yang masuk agama Islam disebut oleh kaum kerabatnya masuk Melayu.

Perantau Banjar (Kalimantan) di Inderagiri, juga telah diterima dengan baik oleh kerajaan itu. Akibatnya keturunan mereka juga menjadi bagian masyarakat dan kerajaan.Keturunan Banjar telah diangkat menjadi mufti kerajaan. Seorang di antara mufti kerajaan Inderagiri yang terkenal ialah Tuan Guru Abdurrahman Siddik bin Muhammad Apip, yang telah menjadii mufti dari tahun 1907-1939. Tuan Guru ini meninggal 10 Maret 1939, lalu dimakamkan di Parit Hidayat dekat kota
kecil Sapat, Kuala Inderagiri.

Sejumlah romusha (pekerja paksa oleh Jepang) asal Jawa, juga telah nikah-kawin dengan puak Melayu Kampar di perhentian Marpuyan Pekanbaru.Keturunan mereka telah kehilangan jejak budaya Jawa, lalu tarnpil dengan budaya puak Melayu Kampar.

Adapun perkataan Melayu itu sendiri mempunyai kepada tiga pengertian, yaitu Melayu dalam pengertian “ras” di antara berbagai ras lainnya. Melayu dalam pengertian sukubangsa yang dikarenakan peristiwa dan perkembangna sejarah, juga dengan adanya perubahan politik menyebabkan terbagi-bagi kepada bentuk negara seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei dan Filipina. Melayu dalam pengertian suku, yaitu bahagian dari suku bangsa Melayu itu sendiri.

Di Indonesia yang dimaksud dengan suku bangsa Melayu adalah yang mempunyai adat istiadat Melayu, yang bermukim terutamanya di sepanjang pantai timur Sumatera, di Kepulauan Riau, dan Kalimantan Barat. Pemusatan suku bangsa Melayu adalah di wilayah Kepulauan Riau. Tetapi jika kita menilik kepada yang lebih besar untuk kawasan Asia Tenggara, maka ianya terpusat di Semenanjung Malaya.*)

Kemudiannya menurut orang Melayu, yang dimaksud orang Melayu bukanlah dilihat daripada tempat asalnya seseorang ataupun dari keturun darahnya saja. Seseorang itu dapat juga disebut Melayu apabila ia beragama Islam, berbahasa Melayu dan mempunyai adat-istiadat Melayu. Orang luar ataupun bangsa lain yang datang lama dan bermukim di daerah ini dipandang sebagai orang Melayu apabila ia beragama Islam, mempergunakan bahasa Melayu dan beradat istiadat Melayu.

            

Pemetaan budaya Melayu pesisir


Melayu Riau atau Riau Raya adalah wilayah dan masyarakat Melayu yang tinggal diProvinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau. Mereka menggunakan Bahasa, adat, dan budaya Melayu sehari-harinya. Riau Raya merupakan saujana peradaban Melayu yang luas, kaya, dan indah.

Persebaran Masyarakat Melayu Riau terbagi atas :
Masyarakat Melayu Riau Kepulauan, yaitu masyarakat Melayu Riau yang bermukim di kawasan Provinsi Kepulauan Riau

Masyarakat Melayu Riau daratan, yaitu masyarakat Melayu Riau yang bermukim di kawasan Provinsi Riau, terdiri atas Melayu Riau Pesisisr dan Melayu Pedalaman.

Adapun pemetaan budaya melayu pesisir adalah sebagai berikut:

a.   Kabupaten Bengkalis
b.   Kabupaten Rokan Hilir
c.   Kota Dumai
d.   Kabupaten Kepulauan Meranti
e.   Kabupaten Siak
f.   Kabupaten Indragiri Hilir
g.  Sementara Kabupaten Indragiri Hulu juga menggunakan bahasa, budaya, dan adat Melayu yang sama dengan Melayu Riau Pesisir meski wilayahnya berada di pedalaman Riau.
h.   Kota Pekanbaru yang dulunya merupakan bahagian dari provinsi Kerajaan Siak berada ditengah-tengah Provinsi Riau, adat, budaya, dan bahasa yang digunakan merupakan adat melayu Siak yang berkembang pada saat itu.

Tradisi mata pencaharian Orang Melayu Pesisir


Meskipun kita melihat ada perbedaan antara Melayu tua dengan Melayu muda, namun kedua keturunan puak Melayu ini masih mempunyai persamaan kultural. Orang Melayu itu akan selalu menampilkan budaya perairan (maritim). Mereka adalah manusia perairan, bukan manusia pegunungan.Mereka menyukai air, laut, dan suka mendiami daerah aliran sungai, tebing pantai dan rimba belantara yang banyak dilalui oleh sungai-sungai. Sebab itu budaya mereka selalu berkaitan dengan air dan laut, seperti sampan, rakit, perahu, jalur, titian, berenang, dan bermacam perkakas penangkap ikan seperti kail, lukah, hingga jala.

Hasil tangkapan ikan diperoleh para nelayan, baik secara kelompok maupun perorangan dijual secara langsung kepada masyarakat.Jenis ikan yang ditangkap terdiri dari ikan ekor kuning, ikan tenggiri, ikan layang, ikan katamba dan ikan kerapu.Jenis ikan tersebut diperoleh dari kegiatan nelayan.

Alat-alat perikanan

  1. Alat-alat perikanan laut terdiri dari : 
  2. Pukat. Sejenis jarring terbuat dari benang kasar atau tali halus dan disamak dengan tannin. 
  3. Jarring. Jarring ini bermacam-macam jenisnya dan bermacam-macamukuran matanya. 
  4. Jala. Jala ini pun bermacam-macam ukurannya, ada jala rambang denganmata jala satu setengah centimeter, jala tamban dengan mata satucentimeter dan jala udang dengan mata setengah centimeter.
  5. Serampang. Alat penikam ikan dan ada berjenis-jenis, yaitu serampangmata satu, serampang mata dua dan serampang mata tiga. Matanya terbuatdari besi atau kuningan dan gagangnya. 
  6. Tempuling. Hampir sama dengan serampang mata satu tapi matatempuling diberi bertali panjang dan gagangnya dapat dilepaskan.    
  7. Kail = pancing. Jenis pancing ini bermacam-macam. Kail biasa bertali pendek, kail susow bertali panjang dan pada pangkal joran (gagang)dipasang alat penggulung benang.
  8. Tangkul. Sejenis jarring empat persegi yang keempat sudutnya diikatkanpada kayu bersilang dan alat penyangga pada gagangnya.
  9. Belat. Terbuat dari bilah bambu yang dijalin dengan rotan dan dipasangditepi pantai, terutama untuk menangkap udang.Pengerih. Satu unit yang terdiri dari : jala, solong, dan penganak. Terbuatdari bambu dan rotan serta diberi pelampung-pelampung dari kayu.

Alat-alat penangkap ikan di tasik di sungai atau di rawa-rawa adalah :

  1. Jarring, ukuran lebih kecil dari jarring di laut terbuat dari benang.
  2. Anggow, jarring pendek yang diikatkan pada perahu
  3. Langgai, jarring yang diberi atau diikatkan dua batang bambu pada keduasisinya sehingga berbentuk tangguk
  4. Tangguk, sama dengan langgai tapi ukurannya lebih kecil
  5. Luka, terbuat dari bambu atau rotan berbentuk keranjang berbagai ukuran.
  6. Pengilar, hampir sama dengan lukah, tetapi bentuknya cylinder terbuatdari bilah bambu yang dijalin dengan rotan.
  7. Tengkalak, sama dengan pengilar tapi ukurannya lebih besar
  8. Belat, terbuat dari bambu yang dijalin dengan rotan
  9. Kail, sama dengan pancing di laut. Tapi kalau digunakan untukmenangkap ikan senggarat dengan tali pendek.
  10. Rawai, ada dua macam yaitu rawai biasa dan rawai Cina. Terbuat dari talipanjang yang digantungi dengan mata pancing- mata pancing yangberjarak kira-kira satu meter dan diberi ranjau dari bambu yang di rautruncing.
  11. Jala, sama dengan jala dilaut
  12. Tajow, sejenis pancing juga  
  13. Tempuling, sama bentuknya dengan tempuling di laut atau serampangmata satu. Hanya ukurannya jauh lebih kecilTuba, akar kayu yang digunakan untuk meracun ikan.
Dalam usaha penangkapan ikan ini, perahu memegang peranan yang sangat penting, karena hampir semua kegiatan penangkapan ikan harusmenggunakan perahu.Perahu ini berjenis-jenis pula. Di laut biasa digunakansampan dengan layar yang disebut: sampan “balang”, sampan “kolek”. Disungaiperahu-perahu kecil yang disebut “jalow” dan “belukang”.
.                

Tradisi Tepung Tawar


Upacara adat tepuk tepung tawar atau berinai lebai adalah permohonan doa yang disampaikan oleh tokoh-tokoh adat, alim ulama, pemuka masyarakat kehadirat Allah SWT, agar kedua mempelai dalam mengarungi bahtera hidup berumah tangga yang baru saja dibina bakal berkepanjangan, rukun dan damai hingga keakhir hayat.

Tepung Tawar merupakan tradisi dalam masyarakat melayu. Tepung tawar dilakukan dengan cara tersendiri yaitu tepung diaduk kemudian ditungkal dan penawar yang terbuat dari daukn kelapa dicelup pada tepung dan dicapkan pada kening , tangan kiri dan kanan, pusat, kaki kiri dan kaki kanandengan membaca selawat nabi atau doa untuk memohon keselamatan. Upacara tepung tawar ini masih membudaya pada masyarakat melayu.

Tepuk tepung tawar ini dilakukan dalam jumlah yang ganjil oleh kaum Bapak, sementara kepada kaum Ibu tidak diperkenankan.

Ada 3 jenis tepung tawar yang sering digunakan yaitu ramuan rinjisan, ramuan penabur dan pedupaan (perasapan). Masing-masing ketiga jenis tepung tawar tersebut memppunyai cirri dan cara tersendiri. Tepung tawar ramuan rinjisan yaitu dengan cara mangkuk putih (dulu tempurung kelapa puan) berisi
air biasa, segenggam beras putih dan sebuah jeruk purut yang telah diiris-iris. Didalam mangkuk tersebut juga diletakkan sebuah ikatan daun-daunan yang terdiri dari 7 macam daun yaitu : daun kelinjuhang / jenjuang ( tumbuhan berdaun panjang lebar berwarna merah), tangkai pohon pepulut / setawar (tumbuh-tunbuhan  berdaun tebal bercabang), daun gandarus (tumbuhan berdau tipis berbentuk lonjong), daun ribu-ribu (tumbuhan melata berdaun kecil bercangah), daun keududuk / senduduk, daun sedingin, dan pohon sembau dengan akarnya. Ketujuh daun tersebut diikat dengan akar atau benang menjadi satu berkas kecil sebagai rinjisan.

Ramuan penabur, ramuan ini dilkukan dengan cara wadah terletak sepiring beras putih, sepiring beras kuning, sepiring bertih dan sepiring tepung beras. Bahan tersebut mempunyai lambang tersendiri yaitu beras putih merupakan lambang kesuburan, beras kuning melambangkan  kemuliaan dan kesungguhan, bertih melmbangkan perkembangan, bunga rampai merupakan keharuman, tepung beras melmbangkan kebersihan hati. Arti keseluruhan bahan-bahan diatas adalah kebahagian.Pedupaan , upacara ini dilakukan dengan cara kemeyan atau setanggi dibakar yang bias diartikan sebagai pemujaan atau doa kepada yang maha kuasa agar agar permintaan dimaksudkan dapat restu hendaknya. Pedupaan ini sangat jarang dilakukan pada upacara tepuh tawar yang  seringdilakukan sekarang. 
      

Kesimpulan


Perkataan Melayu itu mempunyai kepada tiga pengertian, yaitu Melayu dalam pengertian “ras” di antara berbagai ras lainnya. Melayu dalam pengertian sukubangsa yang dikarenakan peristiwa dan perkembangna sejarah, juga dengan adanya perubahan politik menyebabkan terbagi-bagi kepada bentuk negara seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei dan Filipina. Melayu dalam pengertian suku, yaitu bahagian dari suku bangsa Melayu itu sendiri.

Adapun pemetaan budaya melayu pesisir adalah sebagai berikut: Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hilir, Kota Dumai, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Siak, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Indragiri Hulu, dan Kota Pekanbaru

Orang Melayu itu akan selalu menampilkan budaya perairan (maritim). Mereka adalah manusia perairan, bukan manusia pegunungan.Mereka menyukai air, laut, dan suka mendiami daerah aliran sungai, tebing pantai dan rimba belantara yang banyak dilalui oleh sungai-sungai. Sebab itu budaya mereka selalu berkaitan dengan air dan laut, seperti sampan, rakit, perahu, jalur, titian, berenang, dan bermacam perkakas penangkap ikan seperti kail, lukah, hingga jala sehingga tradisi mata pencaharian orang Melayu Pesisir pada umumnya adalah sebagai nelayan. Upacara adattepung tawar adalah permohonan doa yang disampaikan oleh tokoh-tokoh adat, alim ulama, pemuka masyarakat kehadirat Allah SWT, agar kedua mempelai dalam mengarungi bahtera hidup berumah tangga yang baru saja dibina bakal berkepanjangan, rukun dan damai hingga keakhir hayat.

Sumber : 


Elmustian Rahman dkk.Riau Tanah Air Kebudayaan Melayu.Muhibah Seni Budaya Melayu Riau :
Melayu Sejati.Departemen Pendidikan Nasional.November 2009

http://id.wikipedia.org/wiki/MelayuRiau. Diakses 12 november 2012


HIDUP MAHASISWA…….!!


HIDUPMAHASISWA!!!! HIDUP MAHASISWA!!! Begitu teriakan yang sering ku dengar  di kampus. Di acara penerimaan mahasiswa baru, pidato ketua-ketua kelembagaan, hingga pada saat turun aksi atau demonstrasi dalam bahasa masa kini. Terlebih lagi aku adalah seorang mahasiswa  FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, sebuah status yang sangat aku banggakan, tentunya teriakan yang seperti kosong ini adalah hal biasa di telinga kanan maupun telinga kiriku. Kalimat “HIDUP MAHASISWA!!!!” sendiri dalam sudut pandang aku merupakan suatu ajaran sekaligus ajakan agar mahasiswa selalu “HIDUP” dalam artian bergerak. Karena setiap yang hidup, konsekwensi logisnya adalah bergerak. Dengan kata lain seorang mahasiswa dituntut agar selalu aktif bergerak. Dalam bahasa yang sedikit radikal disebut “Anak Gerakan”.

Beberapa orang yang (sok) bijak mengatakan bahwa gerakan adalah hasil penjumlahan antara Logika dan Logistik, sehingga menimbulkan paradigma baru di kalangan mahasiswa sendiri bahwa pergerakan harus selalu dengan uang, yang berakibat buruk mengubah pemikiran intelektual menjadi pragmatis. Namun inti dari pergerakan itu sendiri sebenarnya bukan disana, pergerakan itu tidak hanya bagi mereka yang bergerak setapak demi setapak menjejaki  jalan raya di depan gedung DPRD sambil orasi menyampaikan aspirasi, tapi juga mereka yang banyak membaca buku sehingga kalau berbicara selalu dengan referensi, juga bagi mereka yang sering bertukar fikiran dalam forum-forum diskusi. Atau mereka yang membuat kegiatan yang bermanfaat bagi khalayak ramai. Mereka semua berhak mendapatkan status sebagai Aktivis Sejati.

Seorang mahasiswa dengan kapasitasnya sebagai Agent of change tentu harus senantiasa aktif bergerak dari tempat dia berdiri menuju tempat yang belum pernah ia pijak, atau dengan kata lain harus senantiasa berusaha untuk mewujudkan pencapaian terbesar dalam hidupnya yang patut dia dapatkan. Dalam setiap gerakan haruslah senantiasa memiliki tujuan, baik yang konkrit maupun yang bersifat abstrak. Sebagaimana pengalaman ke arah suatu tujuan ialah pergerakan yang maju kedepan atau progresif. Maka semua nilai dalam kehidupan relative hanya berlaku pada tempat dan waktu tertentu. Kata sukses atau berhasil adalah standard dalam pencapaian akan tujuan relative tersebut. 

Demikianlah segala sesuatu berubah atau bergerak kecuali visi atau tujuan akhir dari segala yang ada. yaitu kebenaran yang mutlak. Jadi setiap tujuan pergerakan haruslah suatu kebenaran, baik yang berupa pribadi atau relative, yang bersifat universal atau pasti tetap dan dapat diterima, maupun suatu kebenaran absolute atau mutlak adanya tergantung dari seberapa besar kita melakukan pergerakan.
Gerakan itu haruslah bersifat dinamis, bukan statis. Dia bukan tradisional apalagi reaksioner (Nurcholish Majid; NDP). Pergerakan menghendaki perubahan terus menerus searah dengan arah menuju kebenaran. Senantiasa mencapai kebenaran-kebenaran selama perjalanan dalam perjuangan pergerakan. Kebenaran-kebenaran itu menyatakan diri dari sejarah masalalu sebuah pergerakan. Suatu pergerakan menuju kebenaran tentu saja tidak dapat dilakukan tanpa adanya pengetahuan. Maka selalu berusaha meningkatkan ilmu dan pengetahuan (dalam hal ini mahasiswa) tentu saja adalah sebuah pergerakan. Begitulah mahasiswa mencapai status sebagai orang gerakan. Karena mahasiswa adalah orang yang senantiasa mendedikasikan waktunya untuk menuntut ilmu dan pengetahuan di kampus-kampus yang di cintai ini.

Pada dasarnya ilmu dan pengetahuan tidak mungkin dapat di capai tanpa adanya suatu kepercayaan, baik kepercayaan akan suatu kemutlakan (absolutely entity) yang menjadi tujuan pergerakan yaitu kebenaran, kepercayaan kepada sesama, maupun kepercayaan-kepercayaan lain yang membantu tercapainya suatu tujuan pergerakan. Kepercayaan lah yang membuat kita setia dating ke kampus untuk selalu menuntut ilmu, baik itu percaya kepada dosen atau yang lainnya. Maka sebuah pergerakan harus dilandaskan kepada sebuah kepercayaan.

Namun kepercayaan dan pengetahuan saja tentu tidak cukup membuat kita bergerak sepenuhnya. Seorang pergerakan harus senantiasa menerapkan apa yang dia ketahui dari apa yang dia percayai kedalam bentuk kongret atau saya lebih suka sebut dengan perbuatan. Sebuah gerakan tidak akan berjalan bila tidak ada tindakan rill dari apa yang kita yakini dan kita ketahui, maka konsep pergerakan adalah berkepercayaan, berilmu dan bertindak (iman-ilmu-amal)

Tidak arif kiranya bila menjustifikasi mereka yang tidak bergerak adalah bukan mahasiswa. Tapi pada kenyataanya setiap manusia sejati (insan kamil) terlepas dari statusnya sebagai mahasiswa atau tidak, haruslah aktif bergerak selagi dia hidup. Maka kata “HIDUP MAHASISWA!!!” tidak hanya dikhususkan untuk mereka yang menyatakan diri sebagai seorang aktivis saja, namun oleh semuanya, semua mereka yang berstatus sebagai mahasiswa yang masih bergerak, semua mahasiswa yang masih HIDUP…

Mahasiswa harus aktif bergerak, mahasiswa harus hidup. Tak peduli apapun yang terjadi, yang penting HIDUP MAHASISWA…. HIDUP MAHASISWA!!!!!

TINJAUAN SEJARAH DAN IDEALISME SISTEM HUKUM NKRI


 

Ada orang bilang bahwa sejarah itu omong kosong, hanya masa lalu dan tak ada gunanya untuk di pikirkan.Namun tidak begitu dengan Bung Karno yang saya setujui 100%.Dalam pidato Bung Karno pada tanggal 17 agustus 1951, beliau berpesan kepada bangsa ini agar mempelajari sejarah, karena sejarah akan mengahasilkan hukum, hukum yang bersifat pasti, tetap dan dapat diterima, dan tugas kita berdasarkan wasiat bapak proklamator tersebut adalah menarik moral dari hukum yang dilahirkan dari sejarah tersebut karena sejarah adalah ketetapan dan kuasa dari tuhan yang maha kuasa. Maka dengan kesempatan ini saya akan mencoba membuktikan bahwa sejarah akan melahirkan hukum yang dapat kita tarik moral daripadanya.

 Seperti yang kita ketahui, semua aktifitas manusia ditekankan untuk melakukan hal benar, bukan yang mereka fikir benar.Seperti halnya mencuri, bagi orang yang sedang kepepet dililit hutang misalnya yang tak memiliki tempat dalam dunia kapital ini tempat untuk mencari nafkah, tentu saja mencuri itu mereka pikir dapat dibenarkan.Tapi tetap saja mencuri ituhal yang salah.Kita dituntut untuk menemukan kebenaran, bukan pembenaran.Artinya kita ditekankan untuk tidak mencuri, bukan mencari pembenaran atas pencurian.

Untuk mendapatkan kebenaran akan suatu hukum, dalam hal ini saya menggunakan sebuah pisau analisis tinjauan sejarah dan pandangan kedepan dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia yang saya pelajari dari seorang siswa PUSLAKSUS PETA (pusat latihan kepemimpinan khusus pejuang tanpa akhir/pembela tanah air) yang dia sebut dengan knowledge management. Dimana untuk menganalisis sesuatu kita harus memiliki data dengan konteks yang menghasilkan informasi, informasi yang memiliki pola hubung akan menghasilkan pengetahuan atau knowledge, pengetahuan harus melalui prinsip dasar system agar melahirkan kearifan. Namun kearifan saja belun cukup, ia harus disandingkan dengan kebenaran universal yang bersifat pasti, tetap, dan dapat diterima agar menghasilkan suatu kebenaran.

Pacu jalur kuantan singingi, sebuah formula yang dibutuhkan bangsa



Pacu jalur adalah sebuah tradisi yang telah mengakar  di seputaran rantau kuantan atau di kabupaten kuantan singingi pada umumnya. Jalur yang dipacukan di sungai batang kuantan ini adalah sejenis perahu yang berukuran besar yang bisa menampung lebih kurang enampuluh orang, terbuat dari kayu besar yang didapat dari hutan, panjang jalur yang mencapai hingga lima puluh meter lebih dengan lebar pada bagian tengahnya lebih kurang satu meter dan pada bagian ekor ada ukiran dari kayu setinggi orang dewasa. Sepanjang jalur pun dicat dengan motif warna-warni. Jalur benar-benar memiliki nilai estetika yang sangat tinggi.

Selain nilai seni yang tinggi, pacu jalur kuantan singing ini tentu saja mengandung nilai budaya yang sangat luhur dari masyarakat rantau kuantan yang mencerminkan etika musyawarah dan gotong royong yang mengakar pada masyarakat rantau kuantan dan kabupaten kuantan singing pada umumnya. 

Melihat dari historical background atau latar belakangsejarahnya, pacu jalur ini sudah dimulai sejak lebih kurang satu abad yang lalu. Sebelumnya jalur adalah sebagai alat transportasi air oleh masyarakat rantau kuantan. Namun jalur tetap saja jalur, baik dipacukan atau tidak.

Proses pembuatan jalur bukanlah perkara mudah. Ini yang saya ingin pelajari sejak lama. Dan saya juga ingin masyarakat rantau kuantan bahkan Indonesia pada umumnya menyadari akan hal ini.

Sebelum masyarakat mulai membuat jalur, maka tentu saja dimulai dengan musyawarah terlebih dahulu. Tidak pernah terjadi voting dalam pencarian kayu untuk pembuatan jalur ke hutan, waktu penebangan kayu, “maelo jaluar” atau membawa kayu yang sudah mulai berbentu jalur dari hutan ke kampong atau banjar, proses pembentukan jalur dari kayu bulat menjadi jalur, “mandiang jaluar” atau memanaskan jalur yang sudah jadi diatas api unggun, pengecatan atau pe-motifan jalur, jalur “turun mandi” atau penurunan jalur dari kampong ke sungai batang kuantan, latihan pacu, penentuan anak pacuan yang akan menjadi atlit pemacu jalur tersebut, sampai pacu jalur yang terkenal itu diselenggarakan tidak pernah ditentukan jadwalnya dengan voting, tapi dengan musyawarah untuk
mencapai mufakat berdasarkan hikmat kebijaksanaan atau keilmuan yang memberikan pertimbangan-pertimbangan dalam pengambilan keputusan yang oleh penduduk sekitar disebut “mampokat”

Ini menggambarkan bahwa masyarakat rantau kuantan adalah masyarakat yang memiliki semangat musyawarah yang tinggi. Tentu saja musyawarah ini juga dilakukan dalam pembangunan strategi dan pengambilan keputusan yang menyangkut kepentingan dan tujuan khalayak seperti “mampokat barolek” atau musyawarah untuk menentukan segala macam hal sebelum dilansungkan sebuah pernikahan), mampokat banjahq/mampokat banjar atau musyawarah setingkat desa, dalam beradat-istiadat hingga ke semua aspek kehidupan masyarakat rantau kuantan selalu dibangun dengan jiwa musyawarah karena musyawarah dalam “pacu jalur” adalah cerminan moral dan etika masyarakat rantau kuantan.

Inilah yang harus kita pertahankan. Karena musyawarah untuk mencapai mufakat dengan   pengambilan keputusan berdasarkan hikmat kebijaksanaan atau berdasarkan ilmu jauh lebih baik dari pada proses pengambilan keputusan dengan suara terbanyak yang berdasar atas keberuntungan belaka atau lebih tepatnya “berjudi nasib” seperti demokrasi yang kita kenal sekarang ini.

Pacu jalur ini juga membuktikan kepada kita bahwa masyarakat rantau kuantan dahulunya jauh lebih cerdas daripada orang barat atau Eropa yang hanya bisa membangun system seperti Demokrasi dengan suara terbanyak yang berdasar atas keberuntungan belaka, sedangkan masyarakat rantau kuantan mampu membangun sebuah system musyawarah dengan kebulatan suara atau mufakat bersama yang berdasar atas keilmuan atau hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

Disamping nilai musyawarah yang merupakan mode required by nation (modern) of Indonesia atau formula yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia ini, pacu jalur juga mengandung nilai gotong royong yang sangat kental. 

Kegotong-royongan dapat mudah dilihat sepintas laluoleh siapa saja yang menyaksikan pacu jalur. Dalam berpacu setiap anak pacu harus sama-sama mendayung didalam jalur. Kita bisa lihat indahnya keserentakan yang dilakukan oleh anak pacuan ketika pendayung naik dan turun, semua serentak tanpa ada yang timpang atau berbeda. Sebuah gambaran kekompakan, kerjasama dan kegotong royongan yang sangat luar biasa.

Namun bila kita melihat sejarah terbuatnya suatu jalur, kita akan semakin tau seperti apa kegotong-royongan yang dibangun oleh masyarakat rantau kuantan, seperti pada saat mencari kayu jalur, maelo jaluar, mandiang jaluar, turun mandi jaluar hingga pada saat pacu jalur semuanya dibangun dengan azas kegotong-royongan, bukan individualisme atau perseorangan. Bila kegotong-royongan tidak ada, maka alamat jalur tak kan tercipta.

Dengan pacu jalur akan meningkatkan silaturrahmi diantara masyarakat rantau kuantan, baik anak pacuan yang saling berlomba, maupun masyarakat yang menonton yang saling bertemu untuk mendukung jagoannya agar menang. Namun tetap saja yang menentukan kemenangan adalah jalur yang berpacu, bukan dengan teriakan suara pendukung yang terbanyak seperti pemilu yang kita kenal sekarang ini.

Pacu jalur juga melahirkan semangat sportifitas bagi masyarakat rantau kuantan, terutama bagi anak pacuan karena ketika ternyata jalur yang mereka pacukan kalah, mereka bisa menerima dengan lapang dada dan dengan alas an yang saya piker sangat tepat yaitu kemenangan lawan membuktikan bahwa mereka lebih laju atau lebih cepat dalam berpacu dan lebih pantas untuk menang. Kalaupun terjadi pertikaian setelah berpacu, biasanya dipicu oleh kesalahan segelintir oknum bukan system dengan kemenangan berada ditangan yang pantas.

Pacu jalur yang diadakan di sungai batang kuantan ini tentu saja mengingatkan kita akan lingkungan yang mendukung pacu jalur itu sendiri seperti sungai kuantan yang merupakan lingkungan pokok dalam pacu jalur. Maka pacu jalur mengingatkan kita agar selalu menjaga kebersihan sungai, dalam hal ini sungai kuantan. Selain itu lingkungan hutan yang menjadi sumber dari semua jalur juga harus dijaga dari illegal-logging dan pengrusakan hutan lainnya karena jika kayu-kayu besar dihutan habis dibabat oleh keserakahan seperti illegal-logging maka membuat jalur mau pakai apa? Inilah hal yang tersirat dari pacu jalur kuantan singing ini.

Dengan begitu jelaslah oleh kita bahwa pacu jalur adalah nilai budaya yang menciptakan hukum atau nilai aturan dasar seperti menetapkan musyawarah sebagai metoda pengambilan keputusan atau nilai politik, senantiasa bergotong royong dan bersilaturrahmi dan sportifitas yang tinggi sebagai nilai social, pembuatan jalur yang sangat bermanfaat bagi masyarakat atau nilai ekonomi sosialis ala Indonesia-dalam hal ini masyarakat rantau kuantan, dan selalu menjaga lingkungan baik sungai-hutan-atau lainnya yang disebut juga nilai lingkungan. Enam wahana nilai yang sangat dibutuhkan dalam menciptakan sebuah pormula yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia (modern of Indonesia) dan masyarakat rantau kuantan yang merupakan bagian dari bangsa Indonesia itu sendiri, maupun masyarakat dunia internasional.

1 Juni hari kelahiran Pancasila itu salah


Tanggal satu Juni lalu, kita merayakan satu hari peringatan, yaitu peringatan Hari Kelahiran Pancasila. Pertanyaannya, apa benar pada tanggal tersebut Pancasila yang diajarkan disekolah-sekolah sampai pada bangku perguruan tinggi yang kita yakini sebagai idiologi dan falsafah bangsa itu dilahirkan pada tanggal 1 Juni ?

Pertama-tama, kita harus dapatkan informasi dari apa yang terjadi pada tanggal 1 Juni tersebut, tepatnya pada tanggal 1 Juni 1945. Dimana pada saat itu sedang di selenggarakan sidang Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai atau yang lebih kita kenal dengan Badan Penyidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang telah berlansung sejak tanggal 29 Mei 1945 yang bertujuan untuk menentukan dasar indonesia merdeka.

Apa itu Dokurutsu Zyunbi Tyosakai? Menjelang kekalahannya di akhir Perang Pasifik, tentara pendudukan Jepang berusaha menarik dukungan rakyat Indonesia dengan membentuk Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai atau Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Badan ini mengadakan sidangnya yang pertama dari tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945, dengan acara tunggal menjawab pertanyaan Ketua BPUPKI, Dr. KRT Radjiman Wedyodiningrat, “Indonesia merdeka yang akan kita dirikan nanti, dasarnya apa?”

Hampir separuh anggota badan tersebut menyampaikan pandangan-pandangan dan pendapatnya. Namun belum ada satu pun yang memenuhi syarat suatu sistem filsafat dasar untuk di atasnya dibangun Indonesia Merdeka.

Pada tanggal 1 Juni 1945, Bung Karno mendapat giliran untuk menyampaikan gagasannya tentang dasar negara Indonesia Merdeka, yang dinamakannya Pancasila. Pidato yang tidak dipersiapkan secara tertulis terlebih dahulu itu diterima secara aklamasi oleh segenap anggota Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai.

“Saudara-saudara, apakah prinsip ke-5? Saya telah mengemukakan 4 prinsip:1. Kebangsaan Indonesia; 2. Internasionalisme atau perikemanusiaan; 3. Mufakat atau demokrasi 4. Kesejahteraan sosial.; Prinsip yang kelima hendaknya: Menyusun Indonesia Merdeka dengan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.” begitu
kutipan dari pidato soekarno untuk menjawab pertanyaan ketua BPUPKI. Bung karno yang menyebut istilah Pancasila dan pertama kali pula membahas “dasar negara” Seperti yang diminta oleh pimpinan sidang BPUPKI. Istilah Pancasila sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yang terdiri dari kata Panca yang berarti lima dan Sila yang berarti dasar, dengan demikian Pancasila berarti lima dasar.

Karena pidato tersebut tidak dipersiapkan secara tertulis sebelumnya, maka Selanjutnya BPUPKI membentuk Panitia Kecil untuk merumuskan dan menyusun Undang-Undang Dasar dengan berpedoman pada pidato Bung Karno itu. Dibentuklah Panitia Sembilan (terdiri dari Ir. Soekarno, Muhammad Hatta, Mr. AA Maramis, Abikusno Tjokrokusumo, Abdulkahar Muzakir, HA Salim, Achmad Soebardjo dan Muhammad Yamin) yang bertugas “merumuskan kembali Pancasila sebagai Dasar Negara berdasar pidato yang diucapkan Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945 yang selanjutnya merumuskan pancasila pada tanggal 22 juni 1945 yang dikenal sebagai piagam jakarta sebagai berikut: 1 Ke-tuhanan dengan kewajiban menjalankan sariat-sariat islam bagi pemeluk-pemeluknya; 2. Menurut dasar Kemanusiaan yang adil dan beradab; 3. Persatuan Indonesia; 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan-perwakilan dan 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.

Kemudian rumusan tersebut di sahkan oleh Dokuritsu Junbi Inkai  atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) sebagai bagian dari pembukaan UUD  dalam bentuk rumusan seperti yang kita kenal sekarang. Pancasila memang tercantum dalam UUD 1945, namun pancasila bukan pasal atau ayat konstitusi. Melainkan menjiwai, artinya pancasila berada diatas UUD 1945.

Mengutip Dr Asvi Warman Adam (2012) dalam bukunya yang berjudul  “menyingkap tirai sejarah – Bung Karno & kemeja Arow”  menyikapi buku “ naskah proklamasi yang otentik dan rumusan pancasila yang otentik” oleh Nugroho Notosusanto( 1971) yang menceritakan Mengenai Pancasila yang dirumuskan oleh M.Yamin pada tanggal 29 mei 1945 yang berbunyi: “1. peri kebangsaan; 2. peri kemanusiaan; 3. peri ke Tuhanan; 4. peri kerakyatan; 5 kesejahteraan rakyat”, ini di kutip dari buku M.Yamin yang terbit tahun 1959 yang tampaknya ditulis kemudian, artinya  pada tanggal 31 Mei, Yamin tidak berpidato sepanjang 21 halaman karena waktu yang tersedia hanya 120 menit untuk 7 pembicara.

Sedangkan rumusan Pancasila yang diceritakan Nugroho Notosusanto (1981) dalam bukunya “Proses perumusan Pancasila  dasar negara”, menceritakan tentang  pancasila yang dirumuskan oleh  Soepomo pada tanggal 31 mei 1945 yang berbunyi: “1. Persatuan; 2. keseimbangan lahir dan batin; 3. Kekeluargaan; 4. keadilan rakyat; 5. Musyawarah. Pidato soepomo pada tanggal 31 mei 1945 itu sebenarnya membahas syarat-syarat berdirinya sebuah negara. Bukan tentang dasar negara, jadi tidak merumuskan Pancasila sama sekali.

Jauh sebelum Republik Indonesia, Pancasila sudah dianut dan menjadi dasar filsafat serta ideology Kerajaan Maghada pada Dinasti Maurya sejak dipimpin oleh raja yang gagah perkasa ASHOKA (sekitar tahun 273 SM – 232 SM). Raja Ashoka merupakan penganut agama Buddha yang taat. Pancasila sendiri merupakan ajaran yang  diciptakan oleh Sang Buddha Siddharta Gautama, Pancasila merupaka ajaran yang harus diamalkan oleh setiap penganut agama Buddha bahkan sampai kini. Dimana rumusan pancasila tersebut dalam terjemahan bahasa indonesia berbunyi kira-kira seperti ini: 1. Aku bertekad melatih diri untuk menghindari pembunuhan (nilai kemanusiaan) guna mencapai samadi.; 2. Aku bertekad melatih diri untuk tidak mengambil barang yang tidak diberikan (nilai keadilan)guna mencapai samadi.; 3. Aku bertekad melatih diri untuk tidak melakukan perbuatan asusila (berzinah, menggauli suami/istri orang lain, nilai keluarga)guna mencapai samadi.; 4. Aku bertekad untuk melatih diri menghindari ucapan yang tidak benar /berbohong, berdusta, fitnah, omongkosong (nilai kejujuran)guna mencapai samadi.; 5. Aku bertekad untuk melatih diri
menghindari segala minuman dan makanan yang dapat menyebabkan lemahnya kewaspadaan (nilai pembebasan)guna mencapai samadi.

Bung Karno berkata bahwa Pancasila ini merupakan kristalisasi dari nilai-nilai kebudayaan yang baik yang sudah mendarah daging dalam jati diri bangsa selama berpuluh-puluh tahun lamanya. Pancasila itu tidak pernah diciptakan baik oleh Soekarno atau pun Muh.Yamin seperti yang sering diperdebatkan. Pancasila itu digali dan didalami bahkan dari jaman pra-sejarah. Musyawarah, gotong royong dan toleransi beragama
tidak dilahirkan dari kurikulum pendidikan. Pun mereka tidak lahir di dalam kemasan wacana dan hafalan. Musyawarah, gotong royong, juga toleransi beragama lahir dari cara hidup. Tumbuh di dalam masyarakat beratus-ratus tahun. Bukan sebuah produk siap saji.

Bila sebelumnya membahas Pancasila, mari sekarang kita lihat kata lahir, berdasarkan kamus bahasa indonesia, kata lahir itu berarti: keluar dr kandungan:  muncul di dunia (masyarakat):. Nah, berdasarkan ulasan diatas apa benar pancasila lahir pada tanggal 1 juni 1945? Bila begitu pada tanggal tersebut harusnya Pancasila muncul ke dunia, dari yang belum ada menjadi ada. Sementara istilah Pancasila itu sendiri sudah digunakan oleh umat agama Budha sebagai lima dasar ajarannya, nilai-nilai dari Pancasila tersebut juga sudah ada sejak puluhan bahkan sejak ribuan tahun lamanya yang telah tertanam dalam jiwa setiap manusia Nusantara ini, ketuhanan- siapa yang tau sejak kapan orang indonesia mengenal tuhan? Kemanusiaan- apakah manusia Indonesia tidak beradab sebelum tanggal 1 juni 1945? Persatuan- apakah masyarakat Indonesia tidak pernah bersatu sebelum tanggal 1 juni 1945? Permusyawaratan- apakah orang Indonesia baru bisa bermusyawarah sejak tanggal 1 juni 1945? Keadilan sosial- apakah rakyat Indonesia belum bisa adil sebelum tanggal 1 juni 1945?. TIDAK. Jawabannya tidak, masyarakat Indonesia telah mengenal dan menerapkan semua poin-poin dalam pancasila ini sejak ribuan tahun lalu.

Lagipula bila yang dimaksud isi dari Pancasila tersebut, baru ada pada tanggal 18 agustus 1945 dalam sidang PPKI dengan mengganti tujuh kata (dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemelupemeluknya) dengan tiga kata (yang maha esa) pada sila pertama yang dirumuskan oleh panitia sembilan pada tanggal 22 juni 1945 dalam bentuk piagam jakarta. Sementara kelima kalimat yang disampaikan oleh Bung Karno dalam pidato 1 Juni nya tidak termasuk dalam redaksional rumusan yang disepakati. Dengan kata lain, PANCASILA lahir secara konkrit pada tanggal 18 agustus 1945 bersamaan dengan ditetapkannya UUD 1945 sebagai konstitusi dengan Pancasila tercantum di dalam pembukaannya pada alinea ke empat. Istilah Pancasila sendiri telah digunakan sebagai dasar negara sejak zaman Kerajaan Maghada pada Dinasti Maurya yang dipimpin oleh raja yang gagah perkasa ASHOKA (sekitar tahun 273 SM – 232 SM) di india dan kerajaan Majapahit sejak sekitar tahun 1293 M. Sedangkan nilai-nilainya sudah ada sejak ribuan tahun lamanya dalam jiwa setiap manusia di nusantara ini bahkan di luar nusantara.

Lalu bagaimana dengan tanggal 1 juni 1945. Apa tidak pantas diperingati? Tentu saja pantas karena biar bagaimanapun pada tanggal tersebut Pancasila ditetapkan sebagai dasar indonesia merdeka, jadi kalau mau di peringati, peringatilah tanggal 1 juni sebagai hari ditetapkanya pancasila sebagai dasar indonesia merdeka, bukan sebagai hari lahir Pancasila.


FUNGSI DAN KONSEKWENSI SIKAP


Sikap memiliki fungsi pengetahuan yang dapat membantu individu untuk mengelola berbagai dan menginterprestasi informasi.

FUNGSI SIKAP


Sikap memiliki fungsi pengetahuan yang dapat membantu individu untuk mengelola berbagai dan menginterprestasi informasi.

Sikap juga memiliki fungsi Utilitarian, Pada tingkat yang lebih banyak materi, sikap membantu orang mendapatkan penghargaan dan menghindari hukuman.
Sikap memiliki fungsi Sosial adjustive. Kita semua ingin diterima oleh orang lain. Sikap membantu kita "beradaptasi" dengan kelompok.

SIKAP DAN PERSUASI

Melalui komunikasi persuasif, seorang receiver (penerima pesan) dapat berubah sikap karena paparan informasi dari sender (pengirim pesan)

SIKAP DAN PERILAKU

Sikap sangat mempengaruhi perilaku (Baron & Bryne, 2000). Meskipun sikap bukanlah sesuatu yang menentukan yang sangat akurat terhadap suatuperilaku namun sikap merupakan prediktor yang baik untuk perilaku-perilakuyang umum (Aiken, 2002). Baron dan Bryne (2000) juga menyatakanbahwa sikap dapat membantu memprediksi perilaku orang dalam konteks yanglebih luas.

Perilaku merupakan tindakan dari sikap kita terhadap sesuatu. Ketika kita dapat memberikan pemikiran yang mendalam terhadap sikap kita, intensi yang berasal dari sikap kita dapat memprediksikan dengan kuat tingkah laku kita. Sementara dalam situasi dimana kita tidak dapat melakukan pertimbangan tersebut, sikap mempengaruhi tingkah laku dengan membentuk persepsi kita terhadap situasi tersebut.


MODEL SIKAP


Berbagai Model Sikap

1.      Model Sikap Tiga Komponen

  • Komponen Kognitif
Merupakan representasi apa yang dipercayai oleh individu pemilik sikap. Berisi persepsi, kepercayaan, dan stereotipe yang dimiliki individu mengenai sesuatu (Mann, 1969).

  •  Komponen Afektif

            Merupakan perasaan yang menyangkut aspek emosional. Perasaan yang dimiliki terhadap sesuatu yang berkaitan dengan perasaan suka atau tidak suka.

  •  Komponen Konatif

Merupakan aspek kecenderungan berperilaku tertentu sesuai dengan sikap yang dimiliki oleh seseorang.


2.      Model Sikap Multi Sifat


Model-model sikap yang memperhatikan komposisi dari sikap-sikap konsumen ketika memilih atribut produk atau keyakinan.

  •  Model Sikap Terhadap Obyek

 Sikap merupakan fungsi dari adanya (atau tidak adanya) penilaian terhadap keyakinan atau sifat-sifat produk tertentu Berguna untuk mengukur sikap terhadap merk

  •  Model Sikap Terhadap Perilaku

Merupakan sikap individu dalam berperilaku atau bertindak terhadap obyek tertentu, dan bukannya sikap terhadap obyek itu sendiri. Lebih mendekati perilaku yang sebenarnya

  •  Teori Model Tindakan yang Beralasan

Termasuk komponen kognitif, afektif dan konatif.Termasuk norma-norma subjektif sebagai tambahan sikap
.
  • Teori Usaha Mengkonsumsi

 Untuk menerangkan berbagai kejadian yang tindakan atau hasil tindakannya tidak pasti, tetapi sebaliknya kejadian tersebut mencerminkan usaha konsumen untuk mengkonsumsi (atau membeli).

  •  Model Sikap Terhadap Iklan

model yang menggambarkan bahwa konsumen membentuk berbagai perasaan (afeksi) dan pertimbangan (kognisi) sebagai akibat keterbukaan terhadap iklan, yang pada akhirnya mempengaruhi sikap konsumen terhadap iklan terhadap merk

KONSEP SIKAP, KARAKTERISTIK, NILAI DAN KEPERCAYAAN


Sikap adalah kecenderungan bertindak, berpersepsi, berpikir dan merasa dalam menghadapi objek, ide, situasi, dan nilai, mempunyai daya pendorong atau motivasi, relatif menetap, mengandung aspek evaluatif, dan sikap timbul dari hasil pengalaman.
 

KONSEP SIKAP


Beberapa ahli berpendapat:
  1. Sikap merupakan reaksi atau respons yang masih tertutup dari seseorang terhadap suatu stimulas atau objek ( Notoatmodjo S. 1997).
  2. Sikap merupakan organisasi pendapat, keyakinan seseorang mengenai objek atau situasi yang relatif ajeg, yang disertai adanya perasaan tertentu, dan memeberikan dasar pada orang tersebut untuk membuat respons atau berperilaku dalam cara tertentu yang dipilihnya ( Bimo Walgito,2001).
  3. Sikap adalah kesiapan merespons yang sifatnyapositif atau negatif terhadap suatu objek atau situasi secara konsisten (Abu ahmadi,1999).
  4. Menurut Gerungan (19960), atittude diartikan dengan sikap terhadap objek tertentu, yang dapat merupakan sikap pandangan atau sikap perasaan, tetapi sikap tersebut disertai oleh kecenderungan untuk bertindak sesuai objek tadi.
  5. Menurut Secord dan Backman (1994) sebagaimana dikemukakan oleh Azwar Saifuddin (1995) adalah” keteraturan tertentu dalam hal perasaan (afeksi), pemikiran ( kognisi), dan fredisposisi tindakan (konasi) seseorang terhadap suatu aspek dilingkunga sekitarnya’’

KARAKTERISTIK

  1. Siksp dan Objek Sikap
    Berikan informasi itu selengkapnya. Objek sikap bisa bersifat spesifik, bisa pula berbentuk umum. Bisa bersifat abstrak, bisa pula berbentuk orang, kelas sosial atau institusi
  2. Sikap memiliki Arah, Derajat, dan Intensitas.
    Arah sikap menunjukanasosiasi atau tidak adanya asosiasi dengan isu atau proposal, senang atau tidak senang terhadap objek, dan sebagainya.
    Dalam kaitannya dengan arah, drajat sikap merupakan aspek yang penting untuk mengetahui seberapa besar seseorang senang tidak senang, setuju tidak setuju, dan lain-lain terhadap objek sikap.
    Intensitas menunjukan tingkat keyakinan seseorang terhadap suatu objek melalui sikap yang dipertahankannya.
  3. Sikap dapat dipelajari
    Beberapa sikap yang dipengaruhi oleh pengalaman tidak lansung ditangkap oleh kita dan orang lain. Pengaruh tersebut, mungkin saja sangat kuat mengubah sikap kita,baik positif maupun negatif (Applebum dan Anatol, 1974)
  4. Sikap itu Stabil dan tahan lama
    Pengalaman aktual yang lebih lama merupakan objek sikap itu sendiri, yang sangat kecil kemungkinannya untuk perubahan sikap adalah sikap akan diubah oleh sebuah pengalaman baru.

NILAI DAN KEPERCAYAAN


Menurut Fraenkei (1977,1980), nilai dapat didefinisikan sebagai standar dari perbuatan, keindahan, atau harga, yang harus diakui oleh seseorang. Seseorang berusaha untuk berbuat sesuai dengan standar tersebut atau berusaha untuk mempertahankannya.  menurut McKinney dan Moore (1982) sikap dan nilai merupakan konstruk hipotetik, dan menjadi dorongan, bimbingan internal bagi terwujudnya perilaku seseorang. Perbedaan antara keduanya: nilai lebih bersifat global dari pada sikap, nilai dapat mempengaruhi pula perilaku seseorang dengan mempengaruhi sikap dan penilaian terhadap konsekuensi daripada perilaku atau perbuatan tersebut.
Martin Fishbein mengatakan bahwa kepercayaan adalah: hipotesis bahwa suatu objek itu ada dan bahwa hubungan yang terjadi diantara objek dengan pertimbangan objek-objek yang lainnya. Sehingga menurut definisi tersebut, terdapat dua kepercayaan yaitu kepercayaan kepada objek dan kepercayaan tentang objek.

STRUKTUR SIKAP


1.      Komponen Kognitif

Merupakan representasi apa yang dipercayai oleh individu pemilik sikap. Berisi persepsi, kepercayaan, dan stereotipe yang dimiliki individu mengenai sesuatu (Mann, 1969).
2.      Komponen Afektif

      Merupakan perasaan yang menyangkut aspek emosional. Perasaan yang dimiliki terhadap sesuatu yang berkaitan dengan perasaan suka atau tidak suka.
3.      Komponen Konatif

Merupakan aspek kecenderungan berperilaku tertentu sesuai dengan sikap yang
dimiliki oleh seseorang.

STRUKTUR SIKAP DAN PERSUASI


Seorang persueder tertarik pada konsep sikapdalam rangka kepentingannya untuk memprediksi secara persuasi berdasarkan pengetahuan tentang variabel yang mengantarai antara dampak pesan dan respon persuadee terhadap pesan yang disampaikannya.

APAKAH SIKAP SECARA INTERNAL DAPAT MENETAP DALAM DIRI SESEORANG


Faktor ini berasal dari dalam diri individu . dalam hal ini individu menerima, mengolah, dan memilih segala sesuatu yang datang dari luar, serta menentukan mana yang akan diterima dan mana yang tida. Hal hal yang diterima atau tidak berkaitan erat dengan apa yang ada dalam diri individu. Oleh karena itu, Faktor individu merupakan faktor penentu pembentukan sikap

Setidaknya ada dua penjelasan untuk menerangkan perubahan sikap yang Anda alami. Pertama oleh karena adanya konsistensi kognitif dalam diri Anda. Kedua, karena adanya persuasi untuk merubah sikap Anda.

Dengan demikian sikap secara internal dapat saja menetap dalam diri seseorang bila perubahan sikap yang dicita-citakan komunikasi persuasif gagal.


ANALISIS GAYA KOMUNIKASI PEMIMPIN ADOLF HITLER


Adolf Hitler dilahirkan di Gasthofzum Pommer, sebuah penginapan di Braunauam Inn, Austria, dekat Jerman pada 20 April 1889 sebagai anak keempat dari enam bersaudara. Ayah Adolf Hitler, Alois Hitler (1837–1903), merupakan seorang pegawai kantor bea cukai. Sedangkan ibunya, Klara Pölzl (1860–1907), adalah istri ketiga Alois. 

Keluarga Hitler berpindah pindah dari Braunau am Inn ke Passau, Lambach, Leonding, dan Linz. Hitler kecil merupakan pelajar yang baik pada waktu bersekolah pada sekolah menengah pertama (elementary school). Namun pada kelas enam, tahun pertamanya di sekolah menengah atas (high school), ia gagal dan harus mengulang kelas. Hitler kelak menyatakan bahwa kegagalan itu disebabkan pemberontakan atas ayahnya, yang menginginkan Adolf Hitler mengikutinya berkarir sebagai pegawai bea cukai. 

Adolf Hitler berkeinginan menjadi seorang pelukis dibandingkan mengikuti jejak ayahnya. Setelah Alois meninggal pada 3 Januari 1903, tidak ada perkembangan berarti dalam pendidikannya di sekolah. Pada usia 16, ia keluar dari sekolah tanpa gelar apapun.Dari tahun 1905, Hitler menjalani kehidupan Bohemian di Wina dengan dukungan dari ibunya . Ia ditolak dua kali oleh Akademi Seni Wina (1907–1908). Pada 21 Desember 1907, ibu Hitler meninggal karena kanker payudara pada usia 47 tahun. Diperintahkan oleh pengadilan Linz, Hitler memberikan bagiannya atas pensiun ayahnya (sebagai anak yatim) kepada saudara perempuannya Paula. 

Ketika dia berumur 21, ia memperoleh warisan dari seorang bibinya. Hitler berjuang sebagai pelukis di Wina, menyalin gambar dari kartu pos dan menjual lukisannya pada turis. Setelah ditolak untuk kedua kalinya pada sekolah seni, Hitler kehabisan uang. Pada 1909, ia hidup di penampungan untuk tunawisma. Hitler menerima bagian terakhir dari kekayaan ayahnya pada bulan Mei 1913 dan pindah ke Munich. Kepindahan Hitler ke Munich juga membantunya menghindar dari wajib militer di Austria tetapi tentara Austria akhirnya berhasil menangkapnya. 

Setelah pemeriksaan fisik, Hitler dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk menjalani wajib militer dan diizinkan kembali ke Munich. Tetapi, ketika Jerman memasuki kancah Perang Dunia I pada Agustus 1914, Hitler mengajukan petisi kepada Raja Ludwig III Bavaria untuk mengizinkannya bertugas dalam resimen Bavaria. Petisi ini dikabulkan, dan Adolf Hitler tercatat dalam ketentaraan Bavaria.

Pada Tahun 1919 Hitler bergabung dengan partai pekerja jerman, seorang Hitler menyimpan kebencian kepada kelompok Komunis dan Yahudi, dia menyadari akan bakat alamnya itu dan menyalurkan kebencian dan kemarahan atas berakhirnya perang dengan cara berpidato yang berapi- api dan membuat banyak orang semakin yakin dan simpati terhadap pidato yang disampaikan Hitler. 

Hitler selalu berpidato  apa yang dia rasa bahwa perjanjian Versailess itu tidak adil, pada perjanjian itu jerman kehilangan banyak wilayah negara dan dipaksa membayar ganti rugi pada negara-negara pemenang. Pada Tahun 1920 inflasi merajalela tak terkendali, keuangan benar-benar hancur, mulai terjadi perdebatan tentang dibutuhkan sesorang yang kuat dan lantang. 

Pada Tahun 1921 Hitler menjadi pemimpin partai pekerja jerman yang kecil nama partai diubah menjadi Partai pekerja nasional sosialis jerman disingkat NAZI. Dengan cara Hitler berpidato disampaikan dengan nada tanpa kompromi bahwa Versailles adalah kejahatan dan kelompok yahudi ada dibelakangnya. Pidato tersebut menarik simpati warga Bavaria. dan masuk menjadi partai NAZI.

Pada tahun 1921 Hitler menjadi pemimpin partai pekerja jerman yang kecil di Bavaria, nama partai tersebut diubah menjadi partai pekerja nasional sosialisjerman atau NAZI. Nazi adalah salah satu partai sayap kanan dari Munich yang beranggapan bahwa Versilles adalah kejahatan dan kelompok yahudi ada di belakangnya. Seorang Hitler disini memiliki tipe kepemimpinan yang kharismatik ditunjukkan dengan cara berpidato yang berkobar- kobar semangatnya dan tidak mengenal kompromi. Misal ada rakyat yang melakukan kesalahan baik, itu kesalahan besar maupun kecil, maka rakyat tersebut tetap memperoleh hukuman yang telah dijatuhkan. 

Dengan cara itu Hitler mendapat kesan simpatik dari warga Bavaria. Pada waktu pemerintahan jerman itu hancur, maka tiba-tiba seorang Hitler muncul. Dan pada saat itu rakyat jerman melihat dan menganggap bahwa Hitler seperti pembawa keselamatan bagi rakyat jerman. Hitler berkata “Aku akan membebaskan kalian dari penderitaan ini jika kalian mau bergabung “Hitler dan NAZI pada Tahun 1923 memanfaatkan ketidakpuasan yang disebabkaan oleh penduduk perancis Di Rurh, pasukan perancis datang untuk menerapkan pembayaran ganti rugi, meraka berhasil menekan warga jerman sehingga terjadi pelecehan, kelaparan, kemlaratan dan kemiskinan yang merata di Rurh. 

Pada Tahun 1923 di Munich terjadi krisis yang disebabkan oleh penduduk Rurh, Hitler dan NAZI bertindak berdiri diatas panggung Burgerbrau Keller. Ia menyerukan agar revolusi nasional dimulai di Bavaria dan menggulingkan pemerintah sayap kiri di Berlin. Besoknya NAZI dan partai sayap kanan lainnya berparade di Munich, untuk mengumpulkan dukungan dari masyarakat dan militer. Hitler dan para pemimpin partai lainnya diadili karena NAZI tidak hanya membunuh 4 polisi tetapi juga merampok Bank. 

Di pengadilan Hitler menantang dan berani mengeluarkan pendapat untuk membela dirinya, dengan kejadian itu Hitler mendapat simpati dari hakim. Dan akhirnya dihukum 1 bulan penjara dan masa percobaan.Pertengahan 1920 an ekonomi jerman pulih dengan berkurangnya inflasi hingga hanya satu digit. Pemerintahan Weimar menyelesaikan masalah dengan meminjam uang dari amerika.untuk membayar ganti rugi kepada perancis.dan inggris dalam kredit jangka pendek. Dan akhirnya sekelompok rakyat jerman ingin kembali ke kehidupan lama yang sederhana, dan masuk NAZI kecil. 

Partai NAZI mempunyai pasukaan badai berbaju cokelat. Hitler beropsesi keunggulan berpihak yang paling kuat, tetapi NAZI gagal dalam perjuangan besar, tapi hanya 4 tahun 18 bulan kemudian Hitler menjadi konselir jerman, karena NAZI didukung oleh keadaan perekonomian. Dunia dilanda krisis ekonomi dan amerika menagih piutang mereka, angka pengangguran di jerman naik hingga 5 juta, rakyat dapat makan dengan menukar kupon Ransum. Lima bank utama hancur, lebih dari 20000 perusahaan jerman gulung tikar. Dalam krisis  itu suara untuk NAZI meningkat.

Hitrler berkampanye dengan cara baru dan oridinal kampanye Pilpres 1932 bertema Hitler di atas Jerman. Dalam suasana ter di ataspuruk Hitler terlihat seperti pembawa keselamatan. NAZI semakin naik meraih 37% suara, sekelompok pengusaha pada tanggal 13 agustus 1932  susara NAZI turun menjadi 33%,  padahal sebagian besar rakyat menginginkan Hitler menjadi pemimpin. termasuk mantan direktur Reich Bank yang bernama Hjalmar Schacht menulis surat kepada presiden Heiden Burg mendesak agar Hitler diberi mandat konselir demi kebaikan jerman. Dan pada tanggal 30 Januari 1933 Presiden resmi memberi mandate konselir kepada Adolf Hitler.

Pada perang dunia I Hitler bertugas di Perancis dan Belgia dalam Resimen Cadangan Ke-16 Bavaria, mengakhiri perang sebagai Gefreiter (setara dengan prajurit kepala dalam ketentaraan Inggris dan Amerika pada waktu itu). Ia terlibat dalam sejumlah pertempuran besar di Front Barat, termasuk Pertempuran Ypres, Pertempuran Somme dan Pertempuran Passchendaele. Pertempuran Ypres (Oktober 1914), yang dikenal di Jerman sebagai Kindermord bei Ypern (Pembantaian atas Orang Tak Bersalah), mengorbankan sekitar 40.000 orang (antara sepertiga hingga setengah) dari sembilan infantri yang ada terbunuh dalam dua puluh hari, dan kompi Hitler sendiri berkurang dari 250 menjadi 42 orang pada Desember. Hitler dua kali memperoleh bintang jasa atas keberaniannya. Ia menerima bintang jasa Iron Cross, Kelas Kedua pada 1914 dan bintang jasa Iron Cross, Kelas Pertama pada 1918, sebuah kehormatan yang jarang diterima oleh seorang Gefreiter. 

Namun karena staf resimen berpikir Hitler kurang memiliki kecakapan memimpin, ia tidak pernah dipromosikan menjadi Unteroffizier (setara kopral Inggris). Sejarahwan yang lain mengatakan ia tidak dipromosikan karena ia tidak berkewarganegaraan Jerman. Pada 15 Oktober 1918, Hitler dikirim ke rumah sakit lapangan, karena mengalami kebutaan sementara akibat serangan gas mustard.Sosok kepemimpinan Hitler dimata rakyat Jerman dan Dunia Internasional dikenal sebagai pemimpin yang bergaya otokratis dan diktator. Hitler menggunakan sutu pendekatan dengan cara memanfaatkan keadaan ekonomi yang buruk (Karena inflasi yang besar-besaran sehingga mengakibatkan adanya hutang terhadap Amerika, dalam kredit jangka pendek) yang membuat kebijakan adanya kredit jangka pendek amerika adalah Pemerintahan Weimar, yang disebut sebagai kemerosotan Weimar. Dengan adanya hutang tersebut sudah dibayar lunas, maka masyarakat kembali hidup mewah, tetapi disisi lain banyak warga yang merasakan kesengsaraan. 

Dengan adanya kejadian ini maka banyak rakyat yang tidak setuju dengan kemrosotan Weimar ini, dan ingin kembali kecara hidup lama yang sederhana, (Bergabung dengan masuk Ke NAZI kecil), ini terjadi pada tahun 1920 an.Hittler meyakini adanya hukum seleksi alam atau hukum rimba, yang kuat memaksakan kehendaknya itu adalah hukum alam. Obsesi Hitler adalah keunggulan pihak yang paling kuat. Hitler mengatakan bahwa Dia Seorang yang kuat, dia dapat menyelesaikan krisis ekonomi di puncak sebuah partai dinamis yang berjanji menghancurkan musuh dalam negeri jerman dan membangun kembali negara jerman dalam persatuan nasional. Perjalanan Hitler sudah mengalami jatuh bangun berkali-kali tetapi dia masih tetap bertahan dengan cara berkampanye baru dan orisinil, (Dia menggunakan tema dalam kampanye Pilpres pada tahun 1932 dengan Semboyan “Hitler di atas Jerman”, dia berkeliling dengan pesawat  ke 20 kota dalam waktu 7 hari.). 

Meskipun seorang Hitter kalah, tetapi Hitler tetap menganggap dirinya adalah seorang pemimpin alternative jerman..Dimata Internasional Kekuasaan Hitler diraih bukan melalui kemenangan besar dalam pemilihan umum. Namun ia takkan menjadi Kanselir Reich seandainya pada bulan Januari 1933 ia tidak memimpin partai terkuat. Pada pemilihan umum untuk Reichstag yang terakhir di era Republik Weimar pada tanggal 6 November 1932, partai Nazi kehilangan dua juta suara dibandingkan dengan hasil pemilu pada tanggal 31 Juli 1932. Sebaliknya partai komunis berhasil mendapat tambahan 600.000 suara, sehingga mencapai angka magis 100 kursi Reichstag. 

Sukses Partai Komunis Jerman (KPD) itu memperbesar kekhawatiran akan perang saudara. Rasa takut itulah sekutu terkuat Hitler, terutama di kalangan elite kekuasaan yang konservatif. Berkat rekomendasi kalangan tersebut kepada Hindenburg, pada tanggal 30 Januari 1930 Hitler diangkat oleh Presiden Reich itu sebagai kanselir yang memimpin kabinet yang mayoritas anggotanya berhaluan konservatif.Untuk tetap mempertahankan kekuasaan selama dua belas tahun pemerintahan Reich Ketiga, tidak cukup menjalankan teror terhadap semua pihak yang berbeda pendapat. Hitler memperoleh dukungan dari sebagian besar kaum buruh, sebab ia berhasil menghapus pengangguran masal dalam waktu beberapa tahun saja. Sukses itu terutama didasarkan atas konyungtur industri persenjataan. 

Dukungan pekerja dapat dipertahankan oleh Hitler selama Perang Dunia II. Caranya dengan memeras tenaga kerja dan sumber daya di daerah-daerah pendudukan secara kejam, sehingga massa rakyat Jerman tidak mengalami kekurangan yang parah seperti pada Perang Dunia I. Sukses besar di bidang politik luar negeri dalam tahun-tahun menjelang perang, terutama pendudukan daerah Rheinland yang semula zone bebas militer serta “aneksasi” Austria pada bulan Maret 1938, membuat kepopuleran Hitler meroket di segala lapisan masyarakat. Mitos mengenai Reich dan misi historisnya, yang diperalat dengan cekatan oleh Hitler, terutama mempengaruhi orang Jerman yang terpelajar.

 Dukungan mereka dibutuhkan oleh pemimpin atau Führer yang karismatik itu, kalau ia ingin membuat Jerman menjadi kekuatan penata di Eropa secara lestari. Sebaliknya kalangan terpelajar itu memerlukan Hitler, karena di mata mereka tidak ada tokoh lain yang mampu mewujudkan impian mengenai negara yang besar orang Jerman.

Dalam berbagai kampanye pemilu pada awal tahun 1930-an, Hitler tidak menutupi sikapnya yang memusuhi orang Yahudi, tetapi juga tidak menonjolkannya. Di kalangan buruh, yang hendak dirangkul oleh semua pihak, sikap itu memang takkan disambut. Di kalangan warga terpelajar dan berada, begitu juga di antara tukang, pengusaha kecil dan petani, prasangka anti-Yahudi tersebar luas, tetapi mereka tidak menyukai “antisemitisme yang ribut”. Peristiwa pencabutan hak orang Yahudi di Jerman melalui Undang-Undang Ras yang disahkan di Nürnberg pada bulan September 1935 tidak menimbulkan protes, karena tidak melanggar formalitas hukum. 

Kekerasan dan kerusuhan pada malam 9 November 1938 (Reichskristallnacht) tidaklah populer, berbeda dengan “peng-arya-an” harta benda Yahudi, suatu aksi pengalihan harta secara besar-besaran yang dampaknya terasa hingga kini. Kabar mengenai holocaust, pemusnahan sistematis kaum Yahudi di Eropa pada masa Perang Dunia II, tersebar lebih luas daripada yang diinginkan oleh rezim Nazi. Namun agar sesuatu dapat diketahui perlu ada rasa ingin tahu, dan menyangkut nasib warga Yahudi, hal terakhir ini kurang di Jerman pada saat “Reich Ketiga”.

Dalam sejarah Jerman, jatuhnya Reich “Jerman yang besar” pimpinan Hitler pada bulan Mei 1945 berarti titik balik yang jauh lebih besar dampaknya daripada runtuhnya kekaisaran pada bulan November 1918. Keutuhan Reich itu sendiri tidak tersentuh seusai Perang Dunia I. Setelah kapitulasi tanpa syarat pada akhir Perang Dunia Kedua, selain kekuasaan pemerintah, wewenang menentukan masa depan Jerman juga berpindah ke tangan keempat negara pendudukan, yaitu Amerika Serikat, Uni Sovyet, Inggris dan Perancis. Berbeda dengan tahun 1918, pada tahun 1945 kuasa pimpinan politik dan militer Jerman dicabut. Para pejabat yang masih hidup diadili oleh Mahkamah Militer Internasional di Nürnberg (Perkara-Perkara Nürnberg). 

Para bangsawan pemilik latifundium di sebelah timur Sungai Elbe, yaitu kelompok yang lebih banyak berperan dalam proses penghancuran Republik Weimar dan pengalihan kekuasaan kepada Hitler daripada kelompok elite kekuasaan lainnya, kehilangan tanah dan harta. Ada yang harus meninggalkan daerah asalnya akibat dipisahkannya kawasan di sebelah timur Sungai Oder dan Sungai Neiße dekat Görlitz dari wilayah Jerman, kemudian ditempatkan di bawah administrasi Polandia atau, dalam hal Ostpreußen bagian utara, di bawah administrasi Uni Sovyet. 

Tanah milik sebagian lain dari kelompok tuan tanah tersebut disita dalam rangka land reform di zone pendudukan Uni Sovyet.Hitler mengangkat Jerman dari kegagalan ekonomi. Pertumbuhan industri Jerman sangat cepat dan memangkas jumlah pengangguran secara signifikan. Pekerjaan sipil seperti pembangunan transportasi dan infrastruktur , puluhan bendungan , industri otomotif Volkswagen  untuk menyediakan kendaraan murah bagi rakyat Jerman. Menurunnya angka pengangguran ini menjadi wajar , karena disaat bersamaan Hitler juga melakukan pembangunan militer besar-besaran dan merobek Perjanjian Versailles yang mengebiri militer Jerman.Secara keseluruhan Hitler berhasil mengangkat kepercayaan diri bangsa Jerman yang terpuruk karena kalah Perang Dunia I. Oleh karena itu , rakyat Jerman masih mendukung Hitler , walau Hitler mulai melakukan praktek kekerasan terhadap lawan politiknya dan juga permulaan didirikannya kamp konsentrasi.

Hitler menawarkan sebuah jam tangan emas bagi para bawahannya yang bisa menghentikan kebiasaan merokok mereka. Ketika Hitler bunuh diri, sebagian besar perwira militer di bunkernya langsung menyalakan rokok dan menghisap rokok untuk meredakan ketegangan karena saat itu Berlin sudah dikepung tentara merah Sovyet.Walaupun orang menganggapnya Diktator yg bisa berbuat apa saja, tetapi Hitler hanya memiliki uang sejumlah 180,000 Reichmark saja di dalam tabungannya. Itu semua didapatkannya dari penjualan buku dan gajinya sebagai Reichchancelor selama 12 thn. Dia tidak pernah mengambil sepeser pun uang negara dan menkontribusikan apapun yang dia punya unutk 3rd ReichnyaSebenarnya pengelolaan hitler sangat baik dalam memegang tampu kekuasaan jerman dengan bukti ia mampu mengentaskan jerman dari kebobrokan, dalam hal ini tidak akan terjadi jika ia salah memilih bawahannya dan ia selalu menjaga hubungan terhadap anak buahnya dengan baik, ada sebuah contoh hitler pernah berkunjung ke rumah jendral bawahanya hanya untuk menonton video koleksinya. Dampak dari hubungan antara hitler dengan bawahannya tersebut membuat ia semakin kharismatik dan loyalitas bawahan terhadap fuhrernya semakin tinggi, dapat dilihat dari saat akhir kehancuran jerman saat hitler melakukan bunuh diri di tempat persembunyianya dan berita itu tersebar hingga pasukanya mengetahuinya banyak yang ikut melakukan bunuh diri dan saat itu banyak terjadi bunuh diri missal.dalam segi ekonomi yang membuat negaranya hancur adalah sifat megalomania yang ingin menguasai seluruh daratan eropa karena perlawanan dari Negara Negara yang melawannya.andai sifat itu tidak ada mungkin jerman yang dulu hingga kini bias menjadi Negara super power dengan kekuatan ekonomi dan militernya.

Dampak limbah plastik bagi kesehatan dan lingkungan : makalah kimia 2009 :



Artikel ini disusun untuk memberikan sedikit pengetahuan tentang bahaya plastic bagi kesehatan dan lingkungan, saya sengaja memilih topik “dampak limbah plastik bagi kesehatan dan lingkungan” agar pembaca dapat mengetahui apa saja dampak limbah plastik bagi kesehatan dan lingkungan.

Definisi Plastik


Istilah plastik mencakup produk polimerisasi sintetik atau semi-sintetik. Mereka terbentuk dari kondensasi organik atau penambahan polimer dan bisa juga terdiri dari zat lain untuk meningkatkan performa atau ekonomi. Ada beberapa polimer alami yang termasuk plastik. Plastik dapt dibentuk menjadi film atau fiber sintetik. Nama ini berasal dari fakta bahwa banyak dari mereka “malleable”, memiliki properti keplastikan. Plastik didesain dengan varias yang sangat banyak dalam properti yang dapat menoleransi panas, keras, “reliency” dan lain-lain. Digabungkan dengan kemampuan adaptasinya, komposisi yang umum dan beratnya yang ringan memastikan plastik digunakan hampir di seluruh bidang industri.

Plastik dapat dikategorisasikan dengan banyak cara tapi paling umum dengan melihat tulang-belakang polimernya (vinyl{chloride}, polyethylene, acrylic, silicone, urethane, dll.). Klasifikasi lainnya juga umum.

Plastik adalah polimer rantai-panjang atom mengikat satu sama lain. Rantai ini membentuk banyak unit molekul berulang, atau “monomer”. Plastik yang umum terdiri dari polimer karbon saja atau dengan oksigen, nitrogen, chlorine atau belerang di tulang belakang. (beberapa minat komersial juga berdasar silikon). Tulang-belakang adalah bagian dari rantai di jalur utama yang menghubungkan unit monomer menjadi kesatuan. Untuk mengeset properti plastik grup molekuler berlainan “bergantung” dari tulang-belakang (biasanya “digantung” sebagai bagian dari monomer sebelum menyambungkan monomer bersama untuk membentuk rantai polimer).

Jenis Plastik


Secara umum plastik digolongkan menjadi dua macam, yaitu:


  • Termoplastik. Merupakan jenis plastik yang bisa didaur-ulang/dicetak lagi dengan proses pemanasan ulang. Contoh: polietilen (PE), polistiren (PS), ABS, polikarbonat (PC)
  • Termoset. Merupakan jenis plastik yang tidak bisa didaur-ulang/dicetak lagi. Pemanasan ulang akan menyebabkan kerusakan molekul-molekulnya. Contoh: resin epoksi, bakelit, resin melamin, urea-formaldehida

Bahaya Limbah Plastik Bagi Kesehatan Manusia


Pengunaan plastik sedemikian meluasnya bahkan karena sangat tinggi tingkat ketergantungan padanya sehingga hampir-hampir sudah tak dapat terpisahkan dari kehidupan keseharian kita , tak terkecuali untuk kemasan makanan. Tidak heran karena plastik merupakan bahan pembungkus makanan yang murah harganya, mudah didapat dan tahan lama. Tetapi di balik itu, banyak masyarakat yang tidak mengetahui bahaya dari plastik itu sendiri, apabila kita tidak benar menggunakannya.

Perkembangan yang sangat pesat dari industri polimer sintetik membuat kehidupan kita selalu dimanjakan oleh kepraktisan dan kenyamanan dari produk yang mereka hasilkan. Bahkan plastik dianggap sebagai salah satu ciri kemunculan zaman modern yang ditandai dengan kehidupan yang serba praktis dan nyaman. Namun, beberapa laporan ini menguak sisi lain dari kemudahan yang diberikan oleh bahan-bahan yang terbuat dari polimer sintetis.

Kebanyakan plastik seperti PVC, agar tidak bersifat kaku dan rapuh ditambahkan dengan suatu bahan pelembut (plasticizers). Bahan pelembut ini kebanyakannya terdiri atas kumpulan ftalat (ester turunan dari asam ftalat). Beberapa contoh pelembut adalah epoxidized soybean oil (ESBO), di(2-ethylhexyl)adipate (DEHA), dan bifenil poliklorin (PCB) yang digunakan dalam industri pengepakan dan pemrosesan makanan, acetyl tributyl citrate (ATBC) dan di(-2ethylhexyl) phthalate (DEHP) yang digunakan dalam industri pengepakan film (Sheftel, 2000).

Namun, penggunaan bahan pelembut ini yang justru dapat menimbulkan masalah kesehatan. Sebagai contoh, penggunaan bahan pelembut seperti PCB sekarang sudah dilarang pemakaiannya karena dapat menimbulkan kematian jaringan dan kanker pada manusia (karsinogenik). Di Jepang, keracunan PCB menimbulkan penyakit yang dikenal sebagai yusho. Tanda dan gejala dari keracunan ini berupa pigmentasi pada kulit dan benjolan-benjolan, gangguan pada perut, serta tangan dan kaki lemas. Sedangkan pada wanita hamil, mengakibatkan kematian bayi dalam kandungan serta bayi lahir cacat.

Contoh lain bahan pelembut yang dapat menimbulkan masalah adalah DEHA. Berdasarkan penelitian di Amerika Serikat, plastik PVC yang menggunakan bahan pelembut DEHA dapat mengkontaminasi makanan dengan mengeluarkan bahan pelembut ini ke dalam makanan. Data di AS pada tahun 1998 menunjukkan bahwa DEHA dengan konsentrasi tinggi (300 kali lebih tinggi dari batas maksimal DEHA yang ditetapkan oleh FDA/ badan pengawas obat makanan AS) terdapat pada keju yang dibungkus dengan plastik PVC (Awang MR, 1999).

DEHA mempunyai aktivitas mirip dengan hormon estrogen (hormon kewanitaan pada manusia). Berdasarkan hasil uji pada hewan, DEHA dapat merusakkan sistem peranakan dan menghasilkan janin yang cacat, selain mengakibatkan kanker hati (Awang MR, 1999). Meskipun dampak DEHA pada manusia belum diketahui secara pasti, hasil penelitian yang dilakukan pada hewan sudah sepantasnya membuat kita berhati-hati.

Untuk menghindari bahaya yang mungkin terjadi jika setiap hari kita terkontaminasi oleh DEHA, maka sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain yang tidak mengandung bahan pelembut, seperti plastik yang terbuat dari polietilena atau bahan alami (daun pisang misalnya).

Bahaya lain yang dapat mengancam kesehatan kita adalah jika kita membakar bahan yang terbuat dari plastik. Seperti kita ketahui, plastik memiliki tekstur yang kuat dan tidak mudah terdegradasi oleh mikroorganisme tanah. Oleh karena itu seringkali kita membakarnya untuk menghindari pencemaran terhadap tanah dan air di lingkungan kita Namun pembakaran plastik ini justru dapat mendatangkan masalah tersendiri bagi kita. Plastik yang dibakar akan mengeluarkan asap toksik yang apabila dihirup dapat menyebabkan sperma menjadi tidak subur dan terjadi gangguan kesuburan. Pembakaran PVC akan mengeluarkan DEHA yang dapat mengganggu keseimbangan hormon estrogen manusia. Selain itu juga dapat mengakibatkan kerusakan kromosom dan menyebabkan bayi-bayi lahir dalam kondisi cacat.

Satu lagi yang perlu diwaspadai dari penggunaan plastik dalam industri makanan adalah kontaminasi zat warna plastik dalam makanan. Sebagai contoh adalah penggunaan kantong plastik hitam (kresek) untuk membungkus makanan seperti gorengan dan lain-lain. Menurut Made Arcana, ahli kimia dari Institut Teknologi Bandung yang dikutip Gatra edisi Juli 2003, zat pewarna hitam ini kalau terkena panas (misalnya berasal dari gorengan), bisa terurai, terdegradasi menjadi bentuk radikal. Zat racun itu bisa bereaksi dengan cepat, seperti oksigen dan makanan. Kalaupun tak beracun, senyawa tadi bisa berubah jadi racun bila terkena panas. Bentuk radikal ini karena memiliki satu elektron tak berpasangan menjadi sangat reaktif dan tidak stabil sehingga dapat berbahaya bagi kesehatan terutama dapat menyebabkan sel tubuh berkembang tidak terkontrol seperti pada penyakit kanker. Namun, apakah munculnya kanker ini disebabkan plastik itu atau karena mengkonsumsi makanan tercemar kantong plastik beracun, harus dibuktikan. Sebab, banyak faktor yang menentukan terjadinya kanker, misalnya kekerapan orang mengonsumsi makanan yang tercemar, sistem kekebalan, faktor genetik, kualitas plastik, dan makanan. Bila terakumulasi, bisa menimbulkan kanker.

Styrofoam yang sering digunakan orang untuk membungkus makanan atau untuk kebutuhan lain juga dapat menimbulkan masalah. Menurut Prof Dr Hj Aisjah Girindra, ahli biokimia Departemen Biokimia FMIPA-IPB, hasil survei di AS pada tahun 1986 menunjukkan bahwa 100% jaringan lemak orang Amerika mengandung styrene yang berasal dari styrofoam. Penelitian dua tahun kemudian menyebutkan kandungan styrene sudah mencapai ambang batas yang bisa memunculkan gejala gangguan saraf.

Lebih mengkhawatirkan lagi bahwa pada penelitian di New Jersey ditemukan 75% ASI (air susu ibu) terkontaminasi styrene. Hal ini terjadi akibat si ibu menggunakan wadah styrofoam saat mengonsumsi makanan. Penelitian yang sama juga menyebutkan bahwa styrene bisa bermigrasi ke janin melalui plasenta pada ibu-ibu yang sedang mengandung. Terpapar dalam jangka panjang, tentu akan menyebabkan penumpukan styrene dalam tubuh. Akibatnya bisa muncul gejala saraf, seperti kelelahan, gelisah, sulit tidur, dan anemia.

Selain menyebabkan kanker, sistem reproduksi seseorang bisa terganggu. Berdasarkan hasil penelitian, styrofoam bisa menyebabkan kemandulan atau menurunkan kesuburan. Anak yang terbiasa mengonsumsi styrene juga bisa kehilangan kreativitas dan pasif.

Mainan anak yang terbuat dari plastik yang diberi zat tambahan ftalat agar mainan menjadi lentur juga dapat menimbulkan masalah. Hasil penelitian ilmiah yang dilakukan para pakar kesehatan di Uni Eropa menyebutkan bahwa bahan kimia ftalat banyak menyebabkan infeksi hati dan ginjal. Oleh karena itu Komisi Eropa melarang penggunaan ftalat untuk bahan pembuatan mainan anak.

Ancaman kesehatan yang terakhir (sebenarnya masih cukup banyak contoh lainnya) datang dari kegiatan yang sering tidak sadar kita lakukan (atau mungkin karena ketidaktahuan kita). Seperti yang lazim kita lakukan apabila kita hendak memakan suatu makanan yang panas (misalnya gorengan) atau mencegah tangan terkotori oleh minyak dari gorengan tersebut, maka kita melapisi makanan tersebut dengan kertas tisu. Padahal hal tersebut sebenarnya dapat mengancam kesehatan kita. Kenapa bisa begitu?

Ternyata, zat kimia yang terkandung dalam kertas tisu yang kita gunakan dapat bermigrasi ke makanan yang kita lapisi. Zat ini biasanya sering disebut pemutih klor yang memang ditambahkan dalam pembuatan kertas tisu agar terlihat lebih putih bersih. Zat ini bersifat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker). Oleh karena itu jangan menggunakan bahan ini untuk melapisi makanan yang panas atau berlemak.

Bahaya Limbah Plastik bagi Lingkungan Hidup


Salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup di Indonesia adalah factor pembuangan limbah sampah plastik.Kantong plastik telah menjadi sampah yang berbahaya dan sulit dikelola. Dibutuhkan waktu 1000 tahun agar plastik dapat terurai oleh tanah secara terdekomposisi atau terurai dengan sempurna.Ini adalah sebuah waktu yang sangat lama.Saat terurai,partikel-partikel akan mencemari tanah dan air tanah.

dampak negatif limbah plastik antara lain:


  1. Limbah plastik yang berserakan dijalan,ditempat-tempat umum membuat pemandangan menjadi tidak nyaman.
  2.  Dapat mengurangi kesuburan tanah, karena apabila limbah plastik dikubur didalam tanah.
  3. Limbah plastik dapat menyebabkan banjir apabila sampah kantong plastik itu dibuang dikali,karena menyumbat saluran-saluran air,tanggul.
  4. Sampah plastik dapat juga menyebabkan perubahan iklim. Mengapa? Karena tumpukan sampah di udara terbuka mengeluarkan metana, salah satu gas yang bertanggung jawab atas pemanasan global.Selain itu juga pembuangan plastik di lahan penimbunan (TPA), sampah plastik juga mengeluarkan gas rumah kaca.


Upaya Penanggulangan Terhadap Limbah Plastik

  1. Kurangi penggunaan kantong plastik sekarang juga dan gunakan tas kain setiap kali berbelanja. Jika hanya membeli sedikit, masukan barang belanjaan ke dalam tas. Ingatkan orang rumah atau teman kamu untuk selalu membawa tas kain saat belanja. Hubungi supermarket, mall dan toko buku langganan kamu untuk berhenti memberikan kantong plastik.
  2. Penanggulangan limbah plastik juga bisa diatasi dengan membuat plastik ramah lingkungan yaitu plastik yang terbuat dari bahan baku makhluk hidup yang bisa diurai oleh tanah,misalnya: Biobag yaitu sejenis kantong plastik yang terbuat dari bahan baku kulit jagung yang disebut mates-bi. Ada juga plastik yang terbuat dari bahan baku kelapa sawit.
  3. Selain kedua cara diatas limbah plastik bisa juga ditanggulangi dengan pengolahan limbah plastik menjadi barang berharga.Misalnya seperti yang dilakukan oleh Iyom Rochaeni warga Cihampelas Bongkaran RW 15 Kota Bandung.Ia bisa menyulap limbah plastik menjadi tas eksklusif,keranjang buah,pernak-pernik boneka Barbie,taplak meja,sajadah,serta berbagai barang lainnya.



# diadopsi dari makalah kimia SMKN 1 Telukkuantan 2009 oleh Pebrizon.

Top