Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Dampak limbah plastik bagi kesehatan dan lingkungan : makalah kimia 2009 :



Artikel ini disusun untuk memberikan sedikit pengetahuan tentang bahaya plastic bagi kesehatan dan lingkungan, saya sengaja memilih topik “dampak limbah plastik bagi kesehatan dan lingkungan” agar pembaca dapat mengetahui apa saja dampak limbah plastik bagi kesehatan dan lingkungan.

Definisi Plastik


Istilah plastik mencakup produk polimerisasi sintetik atau semi-sintetik. Mereka terbentuk dari kondensasi organik atau penambahan polimer dan bisa juga terdiri dari zat lain untuk meningkatkan performa atau ekonomi. Ada beberapa polimer alami yang termasuk plastik. Plastik dapt dibentuk menjadi film atau fiber sintetik. Nama ini berasal dari fakta bahwa banyak dari mereka “malleable”, memiliki properti keplastikan. Plastik didesain dengan varias yang sangat banyak dalam properti yang dapat menoleransi panas, keras, “reliency” dan lain-lain. Digabungkan dengan kemampuan adaptasinya, komposisi yang umum dan beratnya yang ringan memastikan plastik digunakan hampir di seluruh bidang industri.

Plastik dapat dikategorisasikan dengan banyak cara tapi paling umum dengan melihat tulang-belakang polimernya (vinyl{chloride}, polyethylene, acrylic, silicone, urethane, dll.). Klasifikasi lainnya juga umum.

Plastik adalah polimer rantai-panjang atom mengikat satu sama lain. Rantai ini membentuk banyak unit molekul berulang, atau “monomer”. Plastik yang umum terdiri dari polimer karbon saja atau dengan oksigen, nitrogen, chlorine atau belerang di tulang belakang. (beberapa minat komersial juga berdasar silikon). Tulang-belakang adalah bagian dari rantai di jalur utama yang menghubungkan unit monomer menjadi kesatuan. Untuk mengeset properti plastik grup molekuler berlainan “bergantung” dari tulang-belakang (biasanya “digantung” sebagai bagian dari monomer sebelum menyambungkan monomer bersama untuk membentuk rantai polimer).

Jenis Plastik


Secara umum plastik digolongkan menjadi dua macam, yaitu:


  • Termoplastik. Merupakan jenis plastik yang bisa didaur-ulang/dicetak lagi dengan proses pemanasan ulang. Contoh: polietilen (PE), polistiren (PS), ABS, polikarbonat (PC)
  • Termoset. Merupakan jenis plastik yang tidak bisa didaur-ulang/dicetak lagi. Pemanasan ulang akan menyebabkan kerusakan molekul-molekulnya. Contoh: resin epoksi, bakelit, resin melamin, urea-formaldehida

Bahaya Limbah Plastik Bagi Kesehatan Manusia


Pengunaan plastik sedemikian meluasnya bahkan karena sangat tinggi tingkat ketergantungan padanya sehingga hampir-hampir sudah tak dapat terpisahkan dari kehidupan keseharian kita , tak terkecuali untuk kemasan makanan. Tidak heran karena plastik merupakan bahan pembungkus makanan yang murah harganya, mudah didapat dan tahan lama. Tetapi di balik itu, banyak masyarakat yang tidak mengetahui bahaya dari plastik itu sendiri, apabila kita tidak benar menggunakannya.

Perkembangan yang sangat pesat dari industri polimer sintetik membuat kehidupan kita selalu dimanjakan oleh kepraktisan dan kenyamanan dari produk yang mereka hasilkan. Bahkan plastik dianggap sebagai salah satu ciri kemunculan zaman modern yang ditandai dengan kehidupan yang serba praktis dan nyaman. Namun, beberapa laporan ini menguak sisi lain dari kemudahan yang diberikan oleh bahan-bahan yang terbuat dari polimer sintetis.

Kebanyakan plastik seperti PVC, agar tidak bersifat kaku dan rapuh ditambahkan dengan suatu bahan pelembut (plasticizers). Bahan pelembut ini kebanyakannya terdiri atas kumpulan ftalat (ester turunan dari asam ftalat). Beberapa contoh pelembut adalah epoxidized soybean oil (ESBO), di(2-ethylhexyl)adipate (DEHA), dan bifenil poliklorin (PCB) yang digunakan dalam industri pengepakan dan pemrosesan makanan, acetyl tributyl citrate (ATBC) dan di(-2ethylhexyl) phthalate (DEHP) yang digunakan dalam industri pengepakan film (Sheftel, 2000).

Namun, penggunaan bahan pelembut ini yang justru dapat menimbulkan masalah kesehatan. Sebagai contoh, penggunaan bahan pelembut seperti PCB sekarang sudah dilarang pemakaiannya karena dapat menimbulkan kematian jaringan dan kanker pada manusia (karsinogenik). Di Jepang, keracunan PCB menimbulkan penyakit yang dikenal sebagai yusho. Tanda dan gejala dari keracunan ini berupa pigmentasi pada kulit dan benjolan-benjolan, gangguan pada perut, serta tangan dan kaki lemas. Sedangkan pada wanita hamil, mengakibatkan kematian bayi dalam kandungan serta bayi lahir cacat.

Contoh lain bahan pelembut yang dapat menimbulkan masalah adalah DEHA. Berdasarkan penelitian di Amerika Serikat, plastik PVC yang menggunakan bahan pelembut DEHA dapat mengkontaminasi makanan dengan mengeluarkan bahan pelembut ini ke dalam makanan. Data di AS pada tahun 1998 menunjukkan bahwa DEHA dengan konsentrasi tinggi (300 kali lebih tinggi dari batas maksimal DEHA yang ditetapkan oleh FDA/ badan pengawas obat makanan AS) terdapat pada keju yang dibungkus dengan plastik PVC (Awang MR, 1999).

DEHA mempunyai aktivitas mirip dengan hormon estrogen (hormon kewanitaan pada manusia). Berdasarkan hasil uji pada hewan, DEHA dapat merusakkan sistem peranakan dan menghasilkan janin yang cacat, selain mengakibatkan kanker hati (Awang MR, 1999). Meskipun dampak DEHA pada manusia belum diketahui secara pasti, hasil penelitian yang dilakukan pada hewan sudah sepantasnya membuat kita berhati-hati.

Untuk menghindari bahaya yang mungkin terjadi jika setiap hari kita terkontaminasi oleh DEHA, maka sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain yang tidak mengandung bahan pelembut, seperti plastik yang terbuat dari polietilena atau bahan alami (daun pisang misalnya).

Bahaya lain yang dapat mengancam kesehatan kita adalah jika kita membakar bahan yang terbuat dari plastik. Seperti kita ketahui, plastik memiliki tekstur yang kuat dan tidak mudah terdegradasi oleh mikroorganisme tanah. Oleh karena itu seringkali kita membakarnya untuk menghindari pencemaran terhadap tanah dan air di lingkungan kita Namun pembakaran plastik ini justru dapat mendatangkan masalah tersendiri bagi kita. Plastik yang dibakar akan mengeluarkan asap toksik yang apabila dihirup dapat menyebabkan sperma menjadi tidak subur dan terjadi gangguan kesuburan. Pembakaran PVC akan mengeluarkan DEHA yang dapat mengganggu keseimbangan hormon estrogen manusia. Selain itu juga dapat mengakibatkan kerusakan kromosom dan menyebabkan bayi-bayi lahir dalam kondisi cacat.

Satu lagi yang perlu diwaspadai dari penggunaan plastik dalam industri makanan adalah kontaminasi zat warna plastik dalam makanan. Sebagai contoh adalah penggunaan kantong plastik hitam (kresek) untuk membungkus makanan seperti gorengan dan lain-lain. Menurut Made Arcana, ahli kimia dari Institut Teknologi Bandung yang dikutip Gatra edisi Juli 2003, zat pewarna hitam ini kalau terkena panas (misalnya berasal dari gorengan), bisa terurai, terdegradasi menjadi bentuk radikal. Zat racun itu bisa bereaksi dengan cepat, seperti oksigen dan makanan. Kalaupun tak beracun, senyawa tadi bisa berubah jadi racun bila terkena panas. Bentuk radikal ini karena memiliki satu elektron tak berpasangan menjadi sangat reaktif dan tidak stabil sehingga dapat berbahaya bagi kesehatan terutama dapat menyebabkan sel tubuh berkembang tidak terkontrol seperti pada penyakit kanker. Namun, apakah munculnya kanker ini disebabkan plastik itu atau karena mengkonsumsi makanan tercemar kantong plastik beracun, harus dibuktikan. Sebab, banyak faktor yang menentukan terjadinya kanker, misalnya kekerapan orang mengonsumsi makanan yang tercemar, sistem kekebalan, faktor genetik, kualitas plastik, dan makanan. Bila terakumulasi, bisa menimbulkan kanker.

Styrofoam yang sering digunakan orang untuk membungkus makanan atau untuk kebutuhan lain juga dapat menimbulkan masalah. Menurut Prof Dr Hj Aisjah Girindra, ahli biokimia Departemen Biokimia FMIPA-IPB, hasil survei di AS pada tahun 1986 menunjukkan bahwa 100% jaringan lemak orang Amerika mengandung styrene yang berasal dari styrofoam. Penelitian dua tahun kemudian menyebutkan kandungan styrene sudah mencapai ambang batas yang bisa memunculkan gejala gangguan saraf.

Lebih mengkhawatirkan lagi bahwa pada penelitian di New Jersey ditemukan 75% ASI (air susu ibu) terkontaminasi styrene. Hal ini terjadi akibat si ibu menggunakan wadah styrofoam saat mengonsumsi makanan. Penelitian yang sama juga menyebutkan bahwa styrene bisa bermigrasi ke janin melalui plasenta pada ibu-ibu yang sedang mengandung. Terpapar dalam jangka panjang, tentu akan menyebabkan penumpukan styrene dalam tubuh. Akibatnya bisa muncul gejala saraf, seperti kelelahan, gelisah, sulit tidur, dan anemia.

Selain menyebabkan kanker, sistem reproduksi seseorang bisa terganggu. Berdasarkan hasil penelitian, styrofoam bisa menyebabkan kemandulan atau menurunkan kesuburan. Anak yang terbiasa mengonsumsi styrene juga bisa kehilangan kreativitas dan pasif.

Mainan anak yang terbuat dari plastik yang diberi zat tambahan ftalat agar mainan menjadi lentur juga dapat menimbulkan masalah. Hasil penelitian ilmiah yang dilakukan para pakar kesehatan di Uni Eropa menyebutkan bahwa bahan kimia ftalat banyak menyebabkan infeksi hati dan ginjal. Oleh karena itu Komisi Eropa melarang penggunaan ftalat untuk bahan pembuatan mainan anak.

Ancaman kesehatan yang terakhir (sebenarnya masih cukup banyak contoh lainnya) datang dari kegiatan yang sering tidak sadar kita lakukan (atau mungkin karena ketidaktahuan kita). Seperti yang lazim kita lakukan apabila kita hendak memakan suatu makanan yang panas (misalnya gorengan) atau mencegah tangan terkotori oleh minyak dari gorengan tersebut, maka kita melapisi makanan tersebut dengan kertas tisu. Padahal hal tersebut sebenarnya dapat mengancam kesehatan kita. Kenapa bisa begitu?

Ternyata, zat kimia yang terkandung dalam kertas tisu yang kita gunakan dapat bermigrasi ke makanan yang kita lapisi. Zat ini biasanya sering disebut pemutih klor yang memang ditambahkan dalam pembuatan kertas tisu agar terlihat lebih putih bersih. Zat ini bersifat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker). Oleh karena itu jangan menggunakan bahan ini untuk melapisi makanan yang panas atau berlemak.

Bahaya Limbah Plastik bagi Lingkungan Hidup


Salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup di Indonesia adalah factor pembuangan limbah sampah plastik.Kantong plastik telah menjadi sampah yang berbahaya dan sulit dikelola. Dibutuhkan waktu 1000 tahun agar plastik dapat terurai oleh tanah secara terdekomposisi atau terurai dengan sempurna.Ini adalah sebuah waktu yang sangat lama.Saat terurai,partikel-partikel akan mencemari tanah dan air tanah.

dampak negatif limbah plastik antara lain:


  1. Limbah plastik yang berserakan dijalan,ditempat-tempat umum membuat pemandangan menjadi tidak nyaman.
  2.  Dapat mengurangi kesuburan tanah, karena apabila limbah plastik dikubur didalam tanah.
  3. Limbah plastik dapat menyebabkan banjir apabila sampah kantong plastik itu dibuang dikali,karena menyumbat saluran-saluran air,tanggul.
  4. Sampah plastik dapat juga menyebabkan perubahan iklim. Mengapa? Karena tumpukan sampah di udara terbuka mengeluarkan metana, salah satu gas yang bertanggung jawab atas pemanasan global.Selain itu juga pembuangan plastik di lahan penimbunan (TPA), sampah plastik juga mengeluarkan gas rumah kaca.


Upaya Penanggulangan Terhadap Limbah Plastik

  1. Kurangi penggunaan kantong plastik sekarang juga dan gunakan tas kain setiap kali berbelanja. Jika hanya membeli sedikit, masukan barang belanjaan ke dalam tas. Ingatkan orang rumah atau teman kamu untuk selalu membawa tas kain saat belanja. Hubungi supermarket, mall dan toko buku langganan kamu untuk berhenti memberikan kantong plastik.
  2. Penanggulangan limbah plastik juga bisa diatasi dengan membuat plastik ramah lingkungan yaitu plastik yang terbuat dari bahan baku makhluk hidup yang bisa diurai oleh tanah,misalnya: Biobag yaitu sejenis kantong plastik yang terbuat dari bahan baku kulit jagung yang disebut mates-bi. Ada juga plastik yang terbuat dari bahan baku kelapa sawit.
  3. Selain kedua cara diatas limbah plastik bisa juga ditanggulangi dengan pengolahan limbah plastik menjadi barang berharga.Misalnya seperti yang dilakukan oleh Iyom Rochaeni warga Cihampelas Bongkaran RW 15 Kota Bandung.Ia bisa menyulap limbah plastik menjadi tas eksklusif,keranjang buah,pernak-pernik boneka Barbie,taplak meja,sajadah,serta berbagai barang lainnya.



# diadopsi dari makalah kimia SMKN 1 Telukkuantan 2009 oleh Pebrizon.

ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART) HIPEMATOM 2011


ANGGARAN RUMAH TANGGA
HIMPUNAN PELAJAR MAHASISWA MUARO TOMBANG
KEC.KUANTAN MUDIK
KAB.KUANTAN SINGINGI
RIAU

BAB I
KEANGGOTAAN

PASAL 1
ANGGOTA

ANGGOTA HIPEMATOM ADALAH SELURUH PELAJAR DAN MAHASISWA DESA MUARA TOMBANG YANG TERDIRI DARI:

  1. ANGGOTA MUDA YAITU ANGGOTA YANG BERSEKOLAH ATAU KULIAH  DILUAR KOTA PEKANBARU
  2. ANGGOTA BIASA YAITU ANGGOTA YANG DI UNDANG,MENGHADIRI DAN DITETAPKAN DALAM MUBES


PASAL 2
PERSYARATAN

PERSYARATAN UNTUK MENJADI ANGGOTA
1.ANGGOTA MUDA
    A.MERUPAKAN PELAJAR DAN MAHASISWA
    B.MERUPAKAN WARGA DESA MUARO TOMBANG
    C.DALAM KEADAAN SADAR
2.ANGGOTA BIASA
    A.MERUPAKAN PELAJAR DAN MAHASISWA
    B.BERASAL DARI ANGGOTA MUDA
    C.MENGHADIRI MUBES
    D.DALAM KEADAAN SADAR

PASAL 3
HAK DAN KEWAJIBAN

1.HAK ANGGOTA MUDA
    A.MEMILIKI HAK BICARA
    B.MEMBERI SARAN DAN SOLUSI TERHADAP HIPEMATOM
    C.MENGGUNAKAN FASILITAS HIPEMATOM
2.HAK ANGGOTA BIASA
    A.MEMILIKI HAK BICARA DAN HAK SUARA
    B.MEMBERI SARAN DAN SOLUSI TERHADAP HIPEMATOM
    C.MENGGUNAKAN FASILITAS HIPEMATOM
3.KEWAJIBAN ANGGOTA MUDA
    A.MENGIKUTI KETENTUAN DALAM MUBES
    B.MEMATUHI KETUA HIPEMATOM
    C.MENTAATI AD/ART
    D.MENJAGA NAMA BAIK HIPEMATOM
4.KEWAJIBAN ANGGOTA BIASA
    A.MENGIKUTI KETENTUAN DALAM MUBES
    B.MEMATUHI KETUA HIPEMATOM
    C.BERPERAN AKTIF DALAM KEGIATAN HIPEMATOM
    D.MENJAGA NAMA BAIK HIPEMATOM
    E.MENTAATI AD/ART

PASAL 4
HILANGNYA KEANGGOTAAN

KEANGGOTAAN HIPEMATOM DAPAT HILANG,ANTARA LAIN APABILA:
1.ATAS PERMINTAAN SENDIRI DAN MENGAJUKAN SURAT PENGUNDURAN DIRI
2.DICABUT KEANGGOTAANYA OLEH KETUA BERDASARKAN MUSYAWARAH


BAB II
BADAN PENGURUS HARIAN (BPH )

BADAN PENGURUS HARIAN ( BPH ) YAITU ANGGOTA BIASA YANG DIPILIH OLEH KETUA HIPEMATOM BERDASARKAN MUSYAWARAH UNTUK MENGURUS DAN MENJALANKAN RODA ORGANISASI

PASAL 5
PERSYARATAN

PERSYARATAN UNTUK MENJADI BADAN PENGURUS HARIAN ( BPH )
    A.PELAJAR DAN MAHASISWA
    B.MERUPAKAN WARGA DESA MUARO TOMBANG
    C.BERASAL DARI ANGGOTA BISA
    D.PERNA MENGIKUTI UPGRADING
    E.DALAM KEADAAN SADAR


PASAL 5
HAK DAN KEWAJIBAN
HAK BPH
    A.MEMBERI SARAN DAN SOLUSI TERHADAP HIPEMATOM
    B.MENGGUNAKAN FASILITAS HIPEMATOM
    C.MEMILIKI HAK BICARA DAN HAK SUARA


KEWAJIBAN BPH
    A.MENGIKUTI KETETAPAN MUBES
    B.BERPERAN AKTIF DALAM KEGIATAN HIPEMATOM
    C.MENJAGA NAMA BAIK HIPEMATOM
    D.MENTAATI AD/ART



BAB III
HIPEMATOM
PASAL 6
KETUA UMUM

1.    KETUA HIPEMATOM DIPILIH LANSUNG OLEH ANGGOTA PADA MUSYAWARAH BESAR.
2.    KETUA HIPEMATOM BERHAK MELANTIK DAN MEMBERHENTIKAN PERANGKAT/PENGURUS HIPEMATOM MELALUI MUSYAWARAH.
3.    KETUA HIPEMATOM TIDAK DIBENARKAN MERANGKAP JABATAN DALAM SATU ORGANISASI.
4.    KETUA HIPEMATOM BERTANGGUNG JAWAB KEPADA DESA MUARA TOMBANG SERTA ORGANISASI.
5.    APABILA KETUA HIPEMATOM TIDAK DAPAT MENJALANKAN TUGASNYA, MAKA DALAM KURUN WAKTU TERSEBUT  FUNGSI EKSEKUTIF SEMENTARA DIJALANKAN OLEH PERANGKAT/PENGURUS HIPEMATOM YANG DIBERI MANDAT OLEH KETUA HIPEMATOM
6.    APABILA KETUA HIPEMATOM TIDAK DAPAT MENJALANKAN TUGASNYA DENGAN ALASAN TERTENTU, MAKA FUNGSI EKSEKUTUF DIJALANKAN OLEH WAKIL KETUA HIPEMATOM SAMPAI AKHIR PERIODE KEPENGURUSAN



PASAL 7
HAK DAN KEWAJIBAN KETUA UMUM

1.    MENJUNJUNG TINGGI DAN MELAKSANAKAN AD/ART
2.    MELAKSANAKAN HASIL KETETAPAN MUBES
3.    MENYUSUN DAN MENETAPKAN PROGRAM KERJA HIPEMATOM
4.    MEMBERIKAN LAPORAN KERJA PADA AKHIR PERIODE KEPENGURUSAN KEPADA KEPALA  DESA
5.    MEMPERHATIKAN KRITIK DAN TEGURAN PELAJAR DAN MAHASISWA MUARA TOMBANG.


PASAL 8
PERIODE KEPENGURUSAN

PERIODE KEPENGURUSAN HIPEMATOM ADALAH  1 TAHUN SEJAK DITETAPKAN

PASAL 9
STRUKTUR ORGANISASI






BAB IV
MUSYAWARAH BESAR
PASAL 10
MUSYAWARAH BESAR

1.    MUBES ADALAH FORUM KEKUASAAN TERTINGGI
2.    MUBES ADALAH MUSYAWARAH PELAJAR MAHASISWA MUARA TOMBANG
3.    MUBES DILAKUKAN SATU KALI PERIODE PENGURUSAN
4.    MUBES DINYATAKAN SYAH APABILA DI IZINKAN OLEH KEPALA DESA.
5.    APABILA KETENTUAN AYAT (4) TIDAK TERPENUHIMAKA MUBES DITUNDA.
6.    PIMPINAN MUBES DIPILIH DARI DAN OLEH PESERTA MUBES



PASAL 11
KEKUASAAN DAN WEWENANG

1.    MENETAPKAN AD/ART
2.    MENGANGKAT KETUA HIPEMATOM, MENERIMA, MENOLAK, DAN MEMBERHENTIKAN KEANGGOTAAN HIPEMATOM.



BAB V
PERUBAHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA
PASAL 12

1.    PERUBAHAN ART DAPAT DILAKUKAN DALAM MUBES.
2.    PERUBAHAN ART HANYA DAPAT DILAKUKAN APABILA DIUSULKAN OLEH MAHASISWA PESERTA MUSYAWARAH DALAM MUBES.


BAB VI
ATURAN TAMBAHAN
PASAL 12

HAL-HAL YANG BELUM DIATUR DALAM AD/ART INI AKAN DITENTUKAN  DAN DITETAPKAN OLEH KETUA UMUM SERTA TIDAK BERTENTANGAN DENGAN AD/ART

ANGGARAN DASAR (AD) HIPEMATOM 2011


ANGGARAN DASAR
HIMPUNAN PELAJAR MAHASISWA MUARO TOMBANG
KEC.KUANTAN MUDIK
KAB.KUANTAN SINGINGI
RIAU


MUKADDIMAH


Berkat rahmat Allah SWT sesungguhnya Mahasiswa dan Pelajar merupakan pembangunan nasional dan daerah khususnya yang memiliki moral, intelektual, dan kinerja yang mampu berperan  kearah yang lebih baik.

Mahasiswa dan Pelajar Muara Tombang sebagai generasi penerus perjuangan bangsa dituntut untuk memiliki kepekaan yang tinggi terhadap realita masyarakat dan mampu menjawab setiap permaasalahan yang timbul dengan didasarkan kepada nilai-nilai kebenaran dan keadilan untuk dapat mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur dalam semua aspek kehidupan.

Atas dasar kesadaran dan tuntutan tanggung jawab tersebut, maka diperlukan suatu kesatuan arah pemikiran dan gerak langkah mahasiswa dan pelajar muaro tombang. Oleh karena itu kami sebagai mahasiswa dan pelajar muaro tombang menghimpun diri dalam suatu wadah yang kami beri nama HIPEMATOM.



BAB I
NAMA WAKTU PEMBENTUKAN DAN TEMPAT KEDUDUKAN


Pasal 1
Nama
Organisasi ini bernama himpunan pelajar dan mahasiswa muaro tombang yang disingkat dengan HIPEMATOM



Pasal 2
Waktu dan tempat pembentukan
HIPEMATOM dibentuk pada tanggal 13 November 2011 di Pekanbaru Riau.



Pasal 3
Tempat kedudukan
Sekretariat HIPEMATOM berkedudukan di pekanbaru.__



BAB II
ASAS SEMANGAT DAN SIFAT
Pasal 4
Asas
HIPEMATOM berasaskan islam dan UUD 1945, dengan semangat kekeluargaan, kegotong royongan, dan nasionalisme



Pasal 5
Sifat
HIPEMATOM bersifat Parlemen



BAB III
TUJUAN,USAHA DAN FUNGSI
Pasal 6
Tujuan
Terciptanya hubungan silahturrahim yang erat  antar sesama mahasiswa dan pelajar muaro tombang serta  meningkatkan peran aktif mahasiswa dan pelajar muaro tombang untuk memajukan desa dan organisasi dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa serta mengembangkan kreatifitas mahasiswa dan pelajar muaro tombang,

Pasal 7
Usaha
Usaha HIPEMATOM :

  1. Mengembangkan dan meningkatkan ilmu pengetahuan.
  2. Memberi kesadaran pada masyarakat akan pentingnya pendidikan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
  3. Menampung aspirasi mahasiswa dan pelajar muaro tombang.




Pasal 8
Fungsi
Hipematom sebagai organisasi penghimpun



BAB IV
BENTUK DAN KEKUASAAN
Pasal 9
Bentuk
HIPEMATOM merupakan suatu bentuk unit kegiatan mahasiswa dan pelajar muara tombang yang bersifat aktif di era globalisasi.

Pasal 10
Kekuasaan
Kekuasaan tertinggi HIPEMATOM berada pada mubes



BAB V
KEORGANISASIAN
Pasal 11
Keanggotaan
HIPEMATOM beranggotakan seluruh pelajar dan mahasiswa muaro tombang yang terdiri dari anggota Muda  dan anggota Biasa



Pasal 12
Badan Pengurus Harian (BPH)
HIPEMATOM mempunyai  badan pengurus harian yang berasal dari anggota biasa


Pasal 13
Keuangan
Keuangan HIPEMATOM berasal dari uang kas dan usaha-usaha yang halal,sah, dan tidak mengikat.



BAB VI
ATRIBUT ORGANISASI
Pasal 14
Lambang
Lambang sesuai ketetapan mubes



Pasal 15
Bendera
Bendera  sesuai ketetapan mubes



BAB VII
PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DAN PEMBUBARAN BADAN PENGURUS HARIAN
Pasal 15
Perubahan anggaran dasar

  1. Perubahan anggaran dasar hanya dapat dilakukan dalam mubes
  2. Perubahan anggaran hanya dapat dilakukan apabila diusulkan oleh peserta mubes




Pasal 16
Pembubaran badan pengurus harian
Pembubaran hanya dapat dilakukan dalam mubes

BAB VIII
PENUTUP

Hal-hal yang belum diatur dalam aggaran dasar HIPEMATOM ini akan diatur selanjutnya dalam anggaran rumah tangga (ART)  dan ketentuan khusus yang tidak bertentangan dengan anggaran dasar HIPEMATOM.



Ditetapkan di : pekan baru
Pada tanggal : 26 desember 2011
Waktu :16:00

                                     Pimpinan Rapat



ROKI RIANZA

Belajar cara Membuat Puisi : PUISI AKU

APA AKU??

oleh Pebrizon Black'proyexs pada 18 November 2011 jam 17:21

Bersamamu,,,
Seperti belum pernah terjadi dalam hidup ku..
Bersamamu,,,
Suatu yang terasa asing dalam hidupku..


Siapakah kau,,,?
Aku benar2 tak tau,,
Siapakah kau....
Kenapa aku merasa tidak mengenalmu


Tidak disaat kuantanku mengamuk..
Tidak pula disaat kuantanku kunak2..
Bahkan hingga pulau bane menangis,,
Hingga kompang tanikek tak mampu menyebrang...


Kau terasa begitu asing bagiku..

Bukan...
Bukan saat rembulan tersenyum..
Bukan saat bintang bergemerlap..
Bukan di dam kinali...
Bukan pula di pulau paboun..


Tapi saat ini..
Dengan begini..
Seperti ini..
Saat aku merindukanmu...
Saat itu,, aku akan merasa sedang bersamamu..


Lalu kenapa kau masih mempertanyakan ini..?
Saat semuanya telah terlanjur terjadi..

Kau bukan yang menemani disaat aku berada di guruh gemurai..
Kau bukan yag menemaniku disaat aku berada di batangkoban,,


Tapi,,
Kau yang menemaniku disaat aku merindukanmu,,
Kau yang tak bisa menjauh dari pikiranku..
Kau yang selalu dihatiku...
Selalu...


Percayalah kasihku...
Cintaku lebih panjang daripada batang kuantan..
Lebih bening daripada air yang mengalir di batangontan..
Lebih tinggi daripada bukit tabandang..
Lebih indah daripada parahu baganduang,,
Bahkan mengalahkan jalur kalojengking tigo jumbalang..


Lalu apa,,?
Apa yang kau berikan padaku,,?
Pengertian kah?
Kepercayaan kah,,?
Kejujuran kah?
Kesetiaan kah?


Akh,,
Jangan lebay...,
Lalu kau anggap apa aku??

Proses yang mempengaruhi persepsi



Persepsi dipengaruhi berbagi proses psikologi penting yang meliputi enam proses utama berupa :

Teori keperibadian implisit (implicit personality theory)


Adalah kondisi terjadinya “efek halo” dalam diri manusia yang mempengaruhi proses persepsinya terhadap suatu objek. Manusia jika mempercayai sesorang yang memiliki sejumlah kualitas positif maka ia akan memberi kesimpulan bahwa orang tersebut juga memiliki kualitas positif yang lain pula, begitu juga sebaliknya.

Ramalan yang terpenuhi dengan sendirinya (self fullfilling prophecy)


Adalah kondisi yang terjadi pada diri seseorang yang membuat prakiraan atau merumuskan keyakinan yang menjadi kenyataan karena ia bertindak seakan-akan hal yang diyakininya itu benar-benar terjadi.

Aksentuasi perceptual (perceptual accentuaition)


Adalah proses pandangan subjektivitas tentang kebaikan dan kelebihan dari suatu objek yang disukai daripada objek yang tidak disukai.

Primasi resensi (primacy recency)


Adalah proses penggunaan informasi yang datang lebih dahulu untuk mendapatkan gambaran umum tentang suatu objek dan kemudian menggunakan informasi kedua untuk membuat gambaran lebih spesifik. Dari sini dapat disimpulkan bahwa kesan pertama yang tercipta lebih penting daripada tambahan Informasi yang datrang belakangan.

Konsistensi (consistency)


Adalah proses mempertahankan dan  memelihara keseimbangan diantara sikap-sikap yang dipilih. Manusia berharap objek yang disukai memiliki karakteristik yang disukainya begitu juga sebaliknya.

Stereotiping (stereotyping)


Merupakan jalan pintas manusia dalam melakukan persepsi. Manusia akan mempersepsi suatu objek berdasarkan latar belakang objek yang dipersepsi tersebut. Seorang yang tinggal di daerah preman akan dipersepsi memiliki perilaku yang juga seperti preman.


Enam proses di atas selain menentukan penafsiran terhadap stimulus sekaligus juga menjadi faktor penghambat terjadinya keakuratan dalam persepsi seseorang.

PSIKOLOGI KOMUNIKASI INTRAPERSONAL


Konteks ilmu komunikasi memaknai komunikasi interpersonal sebagai proses komunikasi yang terjadi dalam diri individu atau komunikasi dengan diri sendiri sedangkan secara psikologi komunikasi intrapersonal merupakan pengolahan informasi  yang terjadi dalam diri manusia. Proses tersebut dimulai dari penerimaan informasi, pengolahan, penyimpanan dan menghasilkan kembali.

Terjadinya proses komunikasi intrapersonal umumnya karena seseorang memberi arti pada suatu objek yang sedang diamati. Objek yang diamati tersebut mengalami perkembangan dalam diri manusia yang menghasilkan suatu keluaran (respon).

Unsur-Unsur Komunikasi Intrapersonal.

1. Sensasi (Penginderaan)


Sejak manusia dilahirkan dan berhubungan dengan dunia luar maka saat itu ia menerima rangsangan/stimulus dari luar selain rangsangan dari dalam dirinya. Ia mulai merasa kedinginan, kepanasan, lapar, sakit dan sebagainya. Manusia mengenal dunia luar atau stimulus melalui alat inderanya. Sensasi adalah penerimaan dari segala sesuatu yang menerpa organisme (stimulus/rangsangan) melalui alat indera. Pada sensasi/penginderaan unsur-unsur stimulus belum terurai masih dalam satu kesatuan. (lihat materi kuliah psikologi sosial kuliah ke 2)

    - Syarat-syarat terjadinya sensasi sebagai berikut :
    • Adanya objek yang diamati atau kekuatan stimulus
    • Objek menimbulkan stimulus yang mengenai indera (reseptor) sehingga terjadi sensasi. Untuk bisa diterima oleh indera diperlukan kekuatan stimulus yang disebut sebagai ambang mutlak (absolute threshold).
    • Kepastian alat indera (reseptor)  yang cukup baik serta syaraf (sensoris) yang baik sebagai penerus kepada pusat otak (kesadaran) untuk menghasilkan respon
    • Pengalaman dan lingkungan budaya. Pengalaman dan budaya mempengaruhi kapasitas alat indera yang mempengaruhi sensasi.

2. Persepsi / pengamatan (perception)

Persepsi / pengenalan ( psikologi), proses organisme menginterpretasikan dan mengorganisir sensasi untuk menghasilkan suatu pengalaman yang penuh arti. Bila sensasi pada umumnya bersifat segera, relatif  tidak memproses rangsangan yang berhubungan dengan indera mata, telinga, hidung, lidah, atau kulit. Persepsi lebih menguraikan pengalaman seseorang dan secara khas melibatkan  pengolahan lebih lanjut dari masukan yang berhubungan dengan perasaan. Dalam prakteknya, sensasi dan persepsi tidak terpisahkan, sebab mereka menjadi bagian dari satu proses yang berlanjut.

Organ indera manusia menerjemahkan energi fisik dari lingkungan ke dalam gerakan elektrik yang diproses oleh otak. Sebagai contoh, cahaya elektromagnetik yang menyorot mata menyebabkan sel sel yang peka rangsangan dalam mata mengaktipkan dan mengirimkan isyarat kepada otak. Tetapi manusia tidak pernah memahami isyarat ini. Proses dari persepsi menjadikan manusia menginterpretasikan semua object, peristiwa, orang-orang, dan situasi.

Tanpa kemampuan untuk mengorganisir dan menginterpretasikan sensasi, hidup akan kacau dan tidak bermakna. Manusia tidak pernah bertemu dengan apa yang disebut sebagai  warna, bentuk, dan bunyi. Seseorang tanpa memiliki kemampuan perseptual maka tidak akan bisa mengenali wajah, memahami bahasa, atau menghindari ancaman. Orang seperti itu tidak akan survive.

 

Prinsip Organisasi Perseptual

 

Mengorganisir stimuli yang berhubungan dengan perasaan ke dalam pengalaman yang penuh arti akan melibatkan pengamatan, satu set aktivitas mental yang meliputi pemikiran, pengetahuan, dan ingatan. Pengetahuan dan pengalaman adalah penting dalam persepsi, sebab kedua hal tersebut akan membantu organisme memaknai suatu stimulus. Untuk memahami hal  ini coba baca kalimat di bawah ini :

Kita mungkin bisa membaca teks tersebut tetapi tidak dengan mudah seperti ketika membaca tulisan seperti format biasanya. Pengetahuan dan pengalaman yang menuntun manusia untuk memahami teks tersebut. Kita bisa mengucapkan kata yang terbaca oleh karena kita memiliki pengetahuan tentang bentuk huruf dan tulisan. Barangkali kita dapat membaca tulisan di atas karena telah mempunyai beberapa pengalaman yang lebih mendahului di dalam membaca teks bacaan yang kacau-balau, terbalik atau sungsang. Tanpa pengetahuan tentang tata cara tulisan kita akan merasa teks bacaan sebagai bentuk yang tidak berarti, sama seperti orang-orang yang tidak mengetahui tulisan Cina atau  huruf Jepang karena membaca adalah merupakan salah  satu format dari persepsi visual.

 

Proses terjadinya persepsi

 

Ada 3 langkah dalam proses terjadinya persepsi yang dapat digambarkan dalam bentuk sebagai berikut :
Gambar. Proses persepsi

    • Tahap pertama proses persepsi adalah stimulasi alat indera (sensory stimulation) ; merupakan tahapan ketika manusia menyadari adanya stimulus yang mengenai indera. Namun kadang manusia tidak selalu menyadari adanya stimuli yang datang karena indera manusia memiliki pilihan terhadap setiap stimulus yang datang
    • Tahap kedua disebut sebagai stimuli terhadap alat indera diatur : adalah proses organisasi perseptual dalam beberapa prinsip yang meliputi :
      • Hukum kedekatan (proximity)
        Object yang dekat antara satu sama lain, dan semakin nampak sama secara mental akan dikelompokkan dalam satu kesatuan utuh. Ilustrasi di bawah menunjukkan manusia akan cenderung menggolongkan bidang kesatu dengan bidang ke dua dari sebelah kiri sebagai satu pasangan, sementara bidang kedua dan ketiga tidak pasangkan. Mengapa tidak disatukan karena kotak yang kedua dan kotak yang ketiga adalah lebih jauh jaraknya.
      • Hukum Persamaan (similarity)
        Persepsi manusia cenderung untuk menyatukan bagian-bagian bidang visuil yang yang serupa atau sama apakah dalam bentuk warna, tekstur, bentuk, atau bentuk-bentuk lainnya. Pada ilustrasi berikut manusia cenderung melihat warna biru sebagai satu baris daripada melihat bulatan tersebut dalam bentuk baris kolom
      • Hukum Kesinambungan (Continuity)
        Prinsip ini menuntun manusia untuk melihat satu garis  mengarah  dalam bentuk yang teratur dan bukannya suatu bentuk yang tidak teratur.
      • Hukum Pengakhiran  (closure)P
        rinsip ini menunjukkan bahwa manusia cenderung melengkapi/menyempurnakan bentuk  yang tidak sempurna dalam satu kesatuan utuh. Seperti di gambar di bawah, kita secara mental menutupi gap antar garis dan menyimpilkannya sebagai gambaran dari suatu itik. Kecenderungan ini menuntun manusia menerima suatu object  secara utuh dari  bentuk yang tidak sempurna.
      • Hukum kebiasaan umum (common fate).
        Prinsip ini mengarahkan manusia untuk menyatukan sekelompok objek yang bergerak pada ke arah yang sama. Pada ilustrasi di bawah tiga bola  bergerak ke satu arah, dan dua bola  bergerak ke arah sebaliknya. Secara mental manusia akan memeprsepsi semua bola bergerak ke arah yang sama.
      • f.    Hukum Kesederhanaan(simplicity)
        Merupakan prinsip yang menunjukkan manusia secara intuisi menyukai suatu yang bersifat sederhana dan seimbang. Sebagai contoh pada ilustrasi di sebelah kanan, kita bisa mengartikan gambar tersebut dalam beberapa kemungkinan yaitu sebagai tiga cakram yang saling bertumpukan, atau sebagai satu cakram yang diapit dua cakram yang memiliki irisan di sisi sebelah kanan; atau sebagai tiga objek silindris yang berdimensi. 

    • Tahap ke tiga adalah stimulasi alat indera ditafsirkan- dievaluasi
      Merupakan proses subjektivitas dalam diri manusia dalam memaknai suatu stimulus. Pada proses kedua manusia melakukan penafsiran yang kemudian dilanjutkan dengan tindakan evaluasi terhadap penafsiran tersebut. Proses penafsiran-evaluasi ini dipengaruhi oleh pengalaman, kebutuhan, keinginan, sistem nilai, keyakinan dan emosi pada saat mempersepsi.
Proses yang mempengaruhi persepsi
Persepsi dipengaruhi berbagi proses psikologi penting yang meliputi enam proses utama berupa :
    • Teori keperibadian implisit (implicit personality theory)
      Adalah kondisi terjadinya “efek halo” dalam diri manusia yang mempengaruhi proses persepsinya terhadap suatu objek. Manusia jika mempercayai sesorang yang memiliki sejumlah kualitas positif maka ia akan memberi kesimpulan bahwa orang tersebut juga memiliki kualitas positif yang lain pula, begitu juga sebaliknya.
    • Ramalan yang terpenuhi dengan sendirinya (self fullfilling prophecy)
      Adalah kondisi yang terjadi pada diri seseorang yang membuat prakiraan atau merumuskan keyakinan yang menjadi kenyataan karena ia bertindak seakan-akan hal yang diyakininya itu benar-benar terjadi.
    • Aksentuasi perceptual (perceptual accentuaition)
      Adalah proses pandangan subjektivitas tentang kebaikan dan kelebihan dari suatu objek yang disukai daripada objek yang tidak disukai.
    • Primasi resensi (primacy recency)
      Adalah proses penggunaan informasi yang datang lebih dahulu untuk mendapatkan gambaran umum tentang suatu objek dan kemudian menggunakan informasi kedua untuk membuat gambaran lebih spesifik. Dari sini dapat disimpulkan bahwa kesan pertama yang tercipta lebih penting daripada tambahan Informasi yang datrang belakangan.
    • Konsistensi (consistency)
      Adalah proses mempertahankan dan  memelihara keseimbangan diantara sikap-sikap yang dipilih. Manusia berharap objek yang disukai memiliki karakteristik yang disukainya begitu juga sebaliknya.
    • Stereotiping (stereotyping)
      Merupakan jalan pintas manusia dalam melakukan persepsi. Manusia akan mempersepsi suatu objek berdasarkan latar belakang objek yang dipersepsi tersebut. Seorang yang tinggal di daerah preman akan dipersepsi memiliki perilaku yang juga seperti preman.

Enam proses di atas selain menentukan penafsiran terhadap stimulus sekaligus juga menjadi faktor penghambat terjadinya keakuratan dalam persepsi seseorang.

Hubungan Ilmu Politik dengan Ilmu Lainnya


ketika kita berbicara tentang ilmu politik, maka kita harus berbicara lebih lias daripada sekedar ruang lingkup semata, melebihi dari itu kita harus mempelajari juga hubungan nya dengan ilmu-ilmu lainnya. dengan demikian diharapkan dapat membantu kita memahami atau bahkan mengembangkan wawasan kita mengenai ilmu politik dan melaksanakannya dalam kehidupan sehari hari.

1. ilmu politik VS ekonomi

dulu para ahli menganggap ilmu ekonomi dan ilmu politik adalah satu, atau setidaknya beberapa ahli berpendapat bahwa ilmu ekonomi merupakan bagian tau cabang daripada ilmu politik, ini disebabkan karena pada zaman dahulu ilmu ekonomi membahas seputar sumber penghasilan negara.

saat ini ilmu ekonomi lebih mengajarkan masyarakat untuk berusaha, memperoleh dan mengatur kekayaan, tentang keuntungan dan modal dan sebagainya, oleh sebab itu ilmu ekonomi dinyatakan independen dan terpisah dari ilmu politik.

meskipun ilmu ekonomi terpisah dari ilmu politik, bukan berarti ilmu ekonomi tidak mempengaruhi ilmu politik, dalam hal penghasilan dan penyaluran kekayaan, ilmu ekonomi sangat mempengaruhi politik. bahkan berbagai masalah politik disebabkan dan terselesaikan dengan ekonomi (ilmu ekonomi).

---

Diberbagai Negara pemerintahan pengaruh yang terbesar terletak pada pertumbuhan ekonominya. Bertambahnya lapangan ekonomi didalam pemerintahan terjadi tiada henti- hentinya. Pajak, UU bea, Hak milik Negara dan pertolongan Negara terhadap lahan pertanian, industri dan perdagangan semuanya bukanlah salah satu hal dimana pemerintah berkuasa atas penghasilannya.

Kesejahteraan Negara yang baik dan sosialisme telah merombak keadaan fungsi Negara. Negara dewasa ini diartikan atau disangka langsung turut campur dalam bermacam lingkungan, dari aktifitas masyarakat menentukan perintah dalam hal kwalitas distribusi kekayaan dan juga materi barang milik masyarakat.

Tentu saja banyak permasalahan yang timbul dalam pemerintahan modern yang lahir dari dasar ekonomi, tuntutan terhadap lapangan kerja, modal hak milik tanah, ketidakrataan penurunan dan penaikan ekonomi, bahkan pesatnya kemajuan teknologi yang mempengaruh nasionalisasi. Perlu kita ketahui dalam Negara Komunis, Negara mengontrol secara keseluruhan kesatuan kehidupan ekonomi masyarakat.

Golongan dan grup ekonomi disetiap Negara terlaksana terus menerus dimana tertekan dalam administrasi untuk perlindungan dan kekayaan. Demikian pula, penggunaan kondisi ilmu ekonomi memiliki pengaruh besar dalam cita- cita perpolitikan dan institusi, Contohnya: adanya revolusi yang menimbulkan cita- cita kemerdekaan perseorangan, demokrasi, sosialisme dan komunis.


2. Ilmu politik dan etika


Etika adalah ilmu ketertiban dimana pokok masalah moralitas dipelajari. Singkatnya ilmu tatasusila adalah ilmu moralitas. Didalam ilmu ini tertetapkan hukum- hukum moralitas dan menentukan kebiasaan tingkah laku. Ilmu tatasusila juga memaksimalkan setiap tingkah laku manusia baik secara benar atau berhaluan kiri.

Hubungan antara ilmu politik dan Etika adalah nyata atau fact atau jelas. Tidak ada pembahasan dalam ilmu politik pokok persoalan apakah ini benar atau sebaliknya, maka tatasusilalah yang akan memberi jawaban setiap sasaran ataupun tujuan ilmu politik itu sendiri.

Para philosophy politik di abad kuno dan abad pertengahan menyatakan tidak ada perbedaan diantara ilmu politik dan tatasusila, bagi mereka ketertiban keduanya saling berhubungan.

Menurut Plato dan Aristotle negara lahir hanya untuk menghasilkan atau melangkah kepada arah yang lebih baik, sedangkan untuk meraih kebaikan tersebut dibutuhkan iringan nilai moral yang tinggi.

Dilain pihak Mahatma Gandhi Bapak bangsanya India menekankan kedekatan hubungan ilmu politik dan etika, dia mengatakan: politik yang kehilangan agama adalah sebuah perangkap kematian, karena mereka telah membinasakan jiwa. Agama disini diartikan sebagai tatasusila atau moral yang tinggi. Maka jika para philosophy dahulu menyamakan politik dan etika namun sekarang ide tersebut telah berubah, buktinya banyak para pejabat kita yang tidak mempunyai moral seperti apa yang digambarkan oleh philosophy-philosophy terdahulu.


3. Ilmu politik dan sosiologi


Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari seluruh seluk beluk yang berhubungan dengan sosial. Banyak aspek yang dipelajari dalam ilmu sosiologi dimana berkait dengan kehidupan sosial, hubungan antar sesama, kekeluargaan, kasta, rumpun, bangsa, agama dan asosiasi kebudayaan, ekonomi dan organisasi politik, dari keseluruhan yang tersebut adalah pernyataan naluri dari khalayak sosial. Dapat diambil pernyataan bahwa masyarakat adalah lebih dahulu dari pada Negara.

Dahulu kala Negara hidup dikalangan masyarakat dengan sendirinya, dimana Negara tersebut berlanjut hingga ratusan ribu tahun dimanapun dan bervariasi pula dalam pertumbuhan dan pengembangannya. Bahkan sampai sekarang ini dimana berbagai bangsa telah menggapai kehidupan bermasyarakat akan tetapi tidak diperkuat oleh lembaga politik. Sosiologi adalah ilmu yang terkait kuat secara keseluruhan akan proses perkembangan kehidupan manusia, dimana jangkauan dan penjamahan ilmu sosilogi lebi luas layak pesatnya pertumbuhan manusia.

Disisi lain jangkauan ilmu politik bersifat terbatas. Ilmu politik bersifat menyusun atau mengatur disiplin atau aturan, dan mengenai secara praktis dengan keistimewaan dari aspek kehidupan sosial atau phenomena politik. Sosiologi juga mempelajari sesuatu yang tidak merupakan phenomena ilmu politik, sedangkan hak yang tidak merupakan phenomena perpolitikan bersifat diluar atau terlalu sulit dijangkau dengan ilmu politik.

4. Ilmu politik dan sejarah

Sejarah adalah riwayat hidup ummat manusia, Sejarah merupakan ilmu yang mempelajari peradaban manusia, Melalui pelajaran ini segala ide- ide, kesuksesan dan peradaban manusia dikupas. Disini pula kita mengetahui kejadian- kejadian dahulu, gerak- gerik dan penyebab dimana memiliki timbal- baliknya pula.

Disejarah juga terdapat pembahasan perkembangan ekonomi, sosial, agama, para cendekiawan, pergerakan artistik, perkembangannya dan juga membahas pertumbuhan dan kemunduran negara, organisasi dan sebab kegagalan mereka.

Ilmu sejarah sangat dekat hubungannya dengan Ilmu politik:

Professor Seely mengatakan: Sejarah tampa ilmu politik laksana pohon tampa buah, sedangkan ilmu politik tampa sejarah bagaikan pohon tampa akar, dapat disimpulkan keduanya sangat berhubungan dekat.

Freeman mengemukakan histori atau sejarah adalah politik masa dahulu, sedangkan politik adalah sejarah dimasa kini.

Beberapa fakta sejarah seperti yang dikatakan oleh Appadorai bahwa terdapat bagian dasar dari ilmu politik, dimana fakta- fakta sejarah memberikan kita materi mentah dari ilmu politik. Maka bagaimanakah kita mengolah mentah tersebut sehingga bermamfaat bagi kita.

Point- point diatas menberikan kita informasi tentang asal- usul barang- barang berharga dari ilmu sejarah, kemajuan dan kemunduran negara disertai segala problema yang terjadi dalam prinsip bernegara. Studi banding dari institusi dan politik yang baik pada masa lalu membantu kita untuk memahami permasalahan dimasa kini.

Tiap- tiap masyarakat sudah pasti menghadapi suatu permasalahan, baik secara langsung dimana berakar dimasa dahulu kala, contohnya: kita memiliki warisan dari nenek moyang kita seperti: kastaisme, perkauman, dan sifat kedaerahan. Mempelajari ilmu sejarah dengan sendirinya akan membawa wawasan kita bahkan menolong kita dalam menyelesaikan fakta dasar dari permasalahan yang ada.

Ilmu politik akan samar bila tidak disertai dengan sejarah, dimana sejarah juga akan terlihat pincang bila tidak diiringi dengan ilmu politik. Kedua ilmu tersebut memiliki suatu keterkaitan yang tidak mungkin dipisahkan. Lebih jelasnya setiap sejarah pasti diiringi dengan sang hero atau nama- nama pemikir terdahulu, dimana ilmu politik mengupas segala bidang perkembangan suatu negara, dimana hal ini dikategorikan sebagai sejarah.


5. Ilmu politik dan psychology


Psikologi adalah ilmu sifat, dimana fungsi- fungsi dan phenomena pikiran manusia dipelajari. Setiap tindak- tanduk dan aktifitas masyarakat dipengaruhi oleh akal individu. Sedangkan ilmu politik mempelajari aspek tingkah laku masyarakat umum. Maka sampai saat itu pula, ilmu politik berhubungan sangat dekat dengan Psikologi.

Jika tindak- tinduk politik bisa diketahui dengan sepantasnya, maka akarnya terdapat dalam psikologi dalam pelaksanaan untuk menemukan hasil yang jelas.

Para pakar politik sampai saat itu juga mencoba untuk mempelajari tindak- tanduk politik dalam istilah ilmu psikologi.

Para tokoh terkemuka yang melaksanakan hal diatas adalah: Bagehot, Graham Wallas, MacDougall, Durkheim, Leo Bon, Harold Lassevell, dan George Catlin.

Menurut pengamatan Barker: penggunaan psikologis menunjukkan teka- teki dari aktifitas manusia dimana telah menjadi kebiasaan sekarang. Jika gagasan nenek moyang kita bersifat ilmu hayat atau biologis, maka kita berpikir secara ilmu jiwa.

Para sarjana yang berpikir secara ilmu jiwa menyatakan bahwa negara dan lembaga politik lainnya merupakan produksi dari pada pemikiran manusia. Jadi lembaga politik dan system diberbagai negara akan sukses dengan iringan keselarasan mental masyarakat didalam negara.

‘’Pemerintahan yang stabil akan menjadi sangat terkenal.’’

Menurut Garner: musti tergambar dan ditekan dari ideal mental serta moral sentiment dari mereka, dimana merupakan tombak dalam kekuasaan, singkatnya, semua itu musti terdapat dalam keselarasan dengan mental konstitusi dari bangsa.

Psikologi mengajarkan kita tentang sifat dasar manusia dan ini tidaklah sama disegala penjuru dunia, setiap komunitas memiliki mental dandanan sendiri. Setiap komunitas memiliki kegeniusan dan keistimewaan pandangan terhadap kehidupan. Beberapa komunitas mempunyai kesadaran yang tinggi untuk membangun politik yang baik, dimana sebagian masyarakat sebaliknya.

Alasan inilah yang menjawab kenapa tipe keistimewaan dari lembaga politik bisa berjalan sukses dibeberapa negara dan gagal pula terjadi disebagian negara.


PENUTUP


Ilmu politik bukanlah ilmu yang bisa berdiri sendiri tampa didampingi oleh disiplin ilmu lainnya. Secara praktis keilmuan politik bisa dipisahkan namun dalam kontek pelaksanaan ilmu politik harus mengadopsi ilmu – ilmu yang berhubungan langsung. Dengan adanya kombinasi ilmu pengetahuan tersebut maka politkus akan menjadi orang yang bertanggung jawab dan sungguh – sungguh dalam menjalankan amanah rakyatnya, karna secara estimologi ilmu politik lebih mengarah kepada mayoritas bukan minoritas apalagi individu.

Sumber Bacaan:

1. R. C. Agarwal ( 2008 ) Political Theory. S. Chand & company Ltd, Ram Nagar, New Delhi.
2. S. N Dubey ( 2007 ) Political Science Theory. Lakshmi Narain Agarwal, sanjay Place – Agra.
3. Carlton Clymer Rodee, Thomas H. Greene ( 2006 ) Pengantar Ilmu politik. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.
4. K. K Mishra ( 2005) Political Theory. S. Chand & company Ltd, Ram Nagar, New Delhi
5. A.C Kapur ( 2006 ) Principles Of Political Science. . Lakshmi Narain Agarwal, sanjay Place – Agra.
6. Budiarjo, Miriam. 2004. “Dasar-Dasar Ilmu Politik”. Jakarta : Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.


http://tasarkarsum.blogspot.com/2011/09/pertemuan-ke-ii-hubungan-ilmu-politik.html

Top